Gresik (beritajatim.com) – Gresik United sangat serius mengarungi kompetisi Liga 2 di musim depan. Sebagai bentuk keseriusannya, tim yang berjuluk laskar ‘Joko Samudro’ ini merekrut mantan pemain Persik Kediri, Sackie Teah Doe. Pemain yang berposisi sebagai gelandang serang itu diharapkan bisa membawa GU ke puncak level atas.
Presiden Klub Gresik United, Fandi Akhmad Yani (Gus Yani) menuturkan, Sackie Teah Doe telah menjadi keluarga di Gresik United. Dimana, pemain ini sudah menjadi naturalisasi karena beristrikan orang Tulungagung. Harapannya, di kompetisi Liga 2 mampu membawa Gresik United lebih berprestasi lagi.
[berita-terkait number=”5″ tag=”gresik-united”]
“Kita terus berusaha mencari formasi pemain yang disiapkan. Kita melihat target bisa diraih dengan kesiapan. Kewajiban kita berusaha mencari tim yang terbaik agar Gresik United mencapai puncak kejayaannya,” tuturnya, Rabu (11/5/2022).
Bupati Gresik itu menambahkan, timnya terus mencari formasi yang terbaik untuk mengarungi kompetisi Liga 2. Termasuk diantaranya mencari pemain yang terbaik untuk mengisi slot di semua lini. “Sacki Teah Doe sudah teken kontrak dengan Gresik United dan siap memberikan yang terbaik,” imbuhnya.
Sementara CEO Gresik United Sholahuddin Allan atau akrab dipanggil Gus Allan mengatakan, perekrutan pemain ini sebagai jawaban bahwa pihaknya serius mengarungi Liga 2. GU bukan sekadar lewat, tapi punya target tinggi. “Ini awal perkenalan pemain baru. Dua Minggu kedepan 80 persen pemain yang kami rekrut sudah lengkap. Tujuan jelas target liga 1 dan kedepan ada pemain berikutnya yang siap bikin kejutan,” ungkapnya.
Sementara pemain baru Gresik United, Sackie Teah Doe menyatakan dirinya siap memberikan yang terbaik dan siap membawa timnya ke liga 1. “Kita fokus sama pelatih dan pemain harus kompak. Juga tidak ada pemain yang merasa bintang di lapangan. Supaya Gresik United bisa kembali ke puncak kejayaannya,” pungkasnya. [dny/suf]






