Gresik (beritajatim.com)– Gresik United kirim surat protes kepemimpinan wasit Eko Saputro ke komdis PSSI. Wasit yang memimpin pertandingan PSBS Biak melawan Gresik United itu, dinilai kurang netral saat mengesahkan pinalti bagi tuan rumah di menit 90+4. Pinalti itu terjadi karena pemain PSBS M.Tahir dianggap melakukan diving.
Sekretaris tim Gresik United Ikhsan menuturkan surat protes sudah dikirim ke komdis PSSI beserta bukti rekaman video saat wasit Eko Saputro mengesahkan pinalti.
“Sudah kami kirim surat protesnya usai pertandingan Gresik United kontra PSBS kemarin sebelum 1×24 jam,” tuturnya, Minggu (7/01/2023).
Bagi Gresik wasit Eko Saputro yang memimpin pertandingan dinilai gegabah saat menunjuk titik pinalti. Padahal, ada asisten wasit yang seharusnya diajak berkomunikasi dulu apakah layak pinalti, atau diving.
“Pemain PSBS melakukan diving di video rekaman bek kami, Frank Rikhard Sokoy tah melakukan sentuhan apapun terhadap pemain lawan,” ujar Manager Harris Bahasuan.
Wasit Eko Saputro juga mendapat sorotan dari Presiden Klub Fandi Akhmad Yani. Melalui medsos instagramnya dirinya berkomentar ‘Tak Dungakno Sehat ae Kowe mas’ (Saya doakan sehat selalu mas). Selain presiden klub sejumlah nitizen juga melakukan hal yang sama mengkiritik pengadil lapangan yang bernama Eko Saputro.
Seperti diberitakan sebelumnya, Gresik United gagal mencuri poin di kandang PSBS di laga lanjutan babak 12 besar kompetisi liga 2 grup Z. Dengan hasil itu, tim asal Gresik untuk sementara menempati urutan bawah. Main satu kali kalah sekali. (dny/aje)






