Gresik (beritajatim.com) – Skuad Gresik United menjamu Persela Lamongan di Stadion Supriyadi Kota Blitar. Laga tunda tanpa penonton digelar pasca tim asal Gresik itu mendapat sanksi dari komisi disiplin (Komdis) PSSI.
Sebelumnya, sesuai jadwal Gresik United melakoni partai home melawan Persela pada 25 November 2023. Namun, saat ada insiden di kompleks Stadion Gelora Joko Samudro (Gejos). Panpel meminta pengunduran jadwal pada 6 Desember 2023.
Manager Gresik United Harris Bahasuan membenarkan partai tersebut dilaksanakan di Stadion Supriyadi Kota Blitar.
“Kami sudah menerima surat balasan dari PT LIB yang berbunyi grup 3 pekan 11. Pertandingan antara Gresik United dengan Persela pada 6 Desember 2023,” ujarnya, Senin (4/12/2023).
Baca Juga: Kasus Pembunuhan di Desa Pranti Gresik Murni Pencurian
Terkait dengan itu, rencananya skuad Gresik United berangkat besok pagi dari Stadion Gelora Joko Samudro (Gejos) menuju ke Kota Blitar. Ada 22 pemain yang dibawa minus bek kiri Frank Rikhard Sokoy yang terkena akumulasi kartu kuning.
“Untuk posisi itu sudah ada penggantinya, jadi tim kami tidak ada masalah soal pemain, dan siap tempur menghadapi Persela,” ungkap Harris.
Sementara pelatih Gresik United Agus Indra Kurniawan mengatakan, menghadapi Persela dirinya sudah mempersiapkan tim dengan matang agar bisa meraih hasil maksimal.
“Target kami tetap tiga poin meski Persela ada di puncak klasemen grup tiga,” katanya.
Baca Juga: Stadion Gajah Mada Mojokerto Hanya Untuk 3 Pertandingan Awal
Mantan pemain Petrokimia Putra galatama dan Persija Jakarta itu menambahkan, evaluasi tim sudah dilakukan usai bertanding dengan Persipa.
“Meski persiapan mepet tidak ada masalah dengan pemain. Intinya 22 pemain yang kami bawa siap habis-habisan melawan Persela,” imbuhnya. (dny/ian)






