Gresik (beritajatim.com) – Skuad Gresik United (GU) dapat pelajaran berharga usai kalah 1-4 dari tuan rumah Persela Lamongan di laga ‘Freindly Match’ yang digelar di Stadion Surajaya Lamongan, Sabtu (23/07/2022).
Duel Gresik United melawan Persela sebenarnya berjalan menarik. Kedua kontestan yang berlaga di kompetisi Liga 2 itu, sama-sama menampilkan sepak bola menyerang.
Namun, Gresik United tampil tidak maksimal sebab antar lini pemain tidak berjalan sesuai skema.
Baru berjalan 8 menit, gawang Gresik United harus kebobolan oleh pemain Persela Ahmad Wahyudi. Pemain belakang itu berhasil memanfaatkan sepak pojok.
Tidak lama berselang Zulham Zamrun di menit ke 21 menambah keunggulan Persela Lamongan melalui sontekan jarak dekat tanpa pengawalan. Kedudukan menjadi 0-2 hingga babak pertama berakhir.
[berita-terkait number=”4″ tag=”gresik-united”]
Memasuki babak kedua, Gresik United yang tertinggal dua gol berusaha mengejar ketinggalan. Asyik menyerang, gawang GU kembali bobol ketiga kalinya oleh Rizky Puto Utomo menit ke 63. Ketinggalan tiga gol, Gresik United akhirnya mencetak gol melalui Rifaldo Lestaluhu. Kedudukan berubah menjadi 1-3.
Kemasukan satu gol, Persela kembali menambah gol keempatnya melalui Wirdan di menit ke 71. Hingga babak kedua berakhir kedudukan 1-4 untuk Persela.
Pelatih Gresik United, Khusairi mengaku kecewa dengan hasil pertandingan ini. Dirinya, meluapkan kekecewaanya. Pasalnya, strategi yang dilatih selama ini tidak jalan.
“Saya kecewa sekali defence dibangun selama berlatih tidak berjalan sama sekali. Terbukti strategi yang diinstruksikan tidak dipakai,” ujarnya.
Sementara itu, pelatih Persela Lamongan Fakhri Husaini mensyukuri hasil akhir melawan Gresik United. Bermain di hadapan penonton sendiri, anak asuhnya bermain maksimal dan meraih kemenangan dengan skor meyakinkan.
“Harus disyukuri akhirnya bisa menang. Ini pertandingan dihadiri penonton, kemenangan ini menghibur soporter Persela,” pungkasnya. (dny/Ted)






