Gresik (beritajatim.com) – Gresik United (GU) mendapat pelajaran berharga dari Putra Delta Sidoarjo (PDS) di laga uji coba perdana melawan tim yang sama-sama dari kontestan Liga 2. Uji coba yang digelar di Stadion Gelora Joko Samudro (Gejos), Rabu (6/7/2022). ini berakhir imbang 1-1.
Pertandingan uji coba Gresik United kontra PDS berlangsung menarik. Kedua tim sama-sama menunjukkan skill pemainnya. Bagi tuan rumah uji coba ini bukan mencari hasilnya, tapi lebih menekankan ke team work. Pasalnya, ada beberapa pemain baru yang bergabung.
[berita-terkait number=”5″ tag=”gresik-united”]
Pelatih Gresik United Khusaeri mencoba menurunkan sejumlah pemain. Minus gelandang I Gede Sukadana dan striker Imam Witoyo. Tidak adanya kedua pemain itu, membuat lini tengah dan depan sedikit kedodoran. Meski tidak diperkuat kedua pemain itu, Gresik United memberi perlawanan ke PDS yang diperkuat sejumlah pemain senior seperti Feri Aman Saragih dan Zaenal Haq.
CEO Gresik United Muhammad Allan atau akrab dipanggil Gus Allan menuturkan, uji coba kali ini tidak memikirkan hasilnya. Tapi bagaimana melihat kemampuan pemain selama menjalani latihan bersama. “Bukan hasilnya yang dilihat tapi bagaimana melihat team work. Mumpung masih ada waktu untuk membenahi kekurangan sebelum mengarungi kompetisi Liga 2,” tuturnya.
Sementara pelatih PDS Didik Ludianto mengatakan, uji coba melawan Gresik United lebih difokuskan pada mencari kelemahan sebagai persiapan menghadapi Persik Kediri. “Tolok ukur uji coba ini sejauh mana kemampuan pemain menerapkan strategi dari pelatih,” ujarnya. [dny/suf]






