Gresik (beritajatim.com) – Kabupaten Gresik menargetkan masuk 5 besar diajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim 2025 yang dilaksanakan di Malang Raya. Target tersebut realistis mengingat di PON Aceh-Sumut lalu banyak atlet asal Gresik menyumbangkan medali untuk Jawa Timur.
Ketua KONI Gresik, dr Anis Ambiyo Putri mengatakan, diajang PON ada 57 atlet dan 17 official tergabung di kontingen Jawa Timur mampu memberikan yang terbaik.
“Di PON Aceh-Sumut 2024 lalu atlet dari Gresik menyumbang 13 medali emas, 13 medali perak, dan 9 perunggu. Dari parameter ini, target masuk 5 besar Porprov 2025 sangat realistis,” katanya, Selasa (5/11/2024).
Masih menurut Anis, terkait anggaran 2024 dari pemerintah daerah sudah cukup baik, ada peningkatan dari tahun sebelumnya. Meski kebutuhan anggaran dijadikan sebagai pelajaran saat mengikuti event olahraga.
“Kami informasikan bahwa Insya Allah dalam waktu dekat KONI Gresik akan memberikan apresiasi atau reward terhadap olahragawan yang berprestasi. Rencananya akan dilaksanakan pada kegiatan Haornas ke 41. Pemberian apresiasi tersebut berdasarkan dari tingkat kejuaraan yang dimulai dari tingkat internasional nasional dan provinsi,” urainya.
Sementara Plt Bupati Gresik Aminatun Habibah menyatakan pihaknya tetap mensupport atlet Gresik saat bertanding dimanapun. Termasuk saat mereka berlaga di PON Aceh-Sumut. “Apa yang menjadi harapan dari ketua KONI mudah-mudahan ini menjadikan semangat kepada kita semua,” urainya.
Bupati pertama perempuan di Gresik itu menyatakan dirinya mengapresiasi KONI yang sukses menggelar Porkab 2024 yang sudah menghasilkan beberapa atlet berprestasi.
“Tahun depan ada porprov. Nah ini menjadi ujian bagi kami apakah betul-betul bisa menjadi 5 besar sesuai dengan targetnya, tidak hanya sekedar jago-jago saja tapi betul-betul bisa terjadi dan ini adalah kekuatan dengan semua yang ada,” pungkasnya. dny
Pada kesempatan yang sama, Bu Min juga meminta cabor untuk benar benar memaksimalkan potensi atlet yang bisa mendulang medali, namun bagi atlet yang belum berpotensi mendulang medali lebih baik tidak diberangkatkan.
“Harus gentle mengakui, bahwa yang tidak potensi hanya sekedar ikut ikutan, mending tidak usah diberangkatkan, berangkatkan atlet yang potensi mendulang medali saja,” harapnya.
Menurut Bu Min, ajang Porprov di Malang Raya tahun depan harus benar benar dipersiapkan, agar bisa membawa peningkatan prestasi. “Mudah mudahan melalui persiapan yang matang, bisa mengejar target 5 besar,” ujarnya. [dny/kun]






