Gresik (beritajatim.com)- Kejutan besar terjadi di ajang final four Proliga 2026 setelah Petrokimia Gresik harus menelan kekalahan perdana dari Jakarta Pertamina dengan skor 1-3 (19-25, 19-25, 25-21, 23-25) di Gor Sritex Solo, Kamis (9/4/2026). Hasil ini langsung mengguncang peta persaingan dan memutus tren positif Gresik Petrokimia yang sebelumnya tampil meyakinkan.
Sejak set pertama, pertandingan berlangsung panas. Jakarta Pertamina tampil agresif dengan tekanan servis dan serangan cepat yang membuat Gresik Petrokimia kesulitan mengembangkan permainan. Set pertama berhasil diamankan oleh Jakarta Pertamina dengan skor 19-25.
Petrokimia Gresik sempat bangkit di set kedua. Kedua tim bermain ketat. Namun, Jakarta Pertamina yang diperkuat pemain kelas dunia Irina Voronkova asal Rusia. Tim asal Jakarta tersebut kembali menang 19-25.
Memasuki set ketiga, kapten tim Gresik Petrokimia Mediyoku dkk merubah permainan. Blok yang solid serta pertahanan disiplin membuat serangan Gresik Petrokimia membuahkan poin. Di sisi lain Jakarta Pertamina yang mencoba mengimbangi kehilangan konsentrasi dan kalah 25-21.
Set keempat, kedua tim masih sama-sama tampil impresif. Kejar mengejar poin terus terjadi. Tim asal Gresik yang diperkuat mesin poinnya Annie Mitchem sempaf tertinggal 8-11 dari Jakarta Pertamin. Kemudian mendekat 13-14. Jakarta Pertamina kembali menjauh. Mengandalkan pemain termahal di Proliga 2026, Irina Voronkova. Tim asuhan Bulent Karslioglu mampu menyudahi perlawanan Gresik Petrokimia dengan skor 23-25.
Kekalahan ini menjadi alarm bagi Gresik Petrokimia untuk segera berbenah jika ingin menjaga peluang lolos ke partai puncak. Sementara itu, kemenangan ini semakin mengukuhkan Jakarta Pertamina juara seri pertama final four Proliga 2026. [dny/ian]






