Ringkasan Berita:
- Grand Final Pemilihan Duta GenRe Kabupaten Jombang 2026 menjadi momentum menyiapkan generasi muda yang sehat, cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi bonus demografi.
- Sebanyak 20 finalis mengikuti tahapan penilaian untuk menjadi figur inspiratif yang mampu mengedukasi remaja tentang kesehatan reproduksi, pencegahan pernikahan dini, dan bahaya NAPZA.
- Kukuh Setya dan Nayla Rohmat terpilih sebagai Juara 1 Duta GenRe Jombang 2026 kategori putra dan putri, dengan harapan menjadi pelopor gerakan Generasi Berencana.
Jombang (beritajatim.com) – Grand Final Pemilihan Duta Generasi Berencana (GenRe) Kabupaten Jombang Tahun 2026 menjadi momentum penting dalam menyiapkan generasi muda yang sehat, cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Digelar di Gedung Bung Tomo Pemkab Jombang pada Kamis (23/7/2026), kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang pencarian figur terbaik, tetapi juga bagian dari upaya membangun generasi penerus yang mampu menjadi pelopor perubahan di tengah masyarakat.
Suasana Gedung Bung Tomo Pemkab Jombang dipenuhi energi positif dari para generasi muda yang mengikuti puncak Pemilihan Duta GenRe Kabupaten Jombang 2026. Sebanyak 20 finalis tampil percaya diri dalam Grand Final dengan membawa semangat sesuai tema “Generasi Berdaya, Remaja Berkarya, Bangsa Berjaya”.
Ajang ini menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam menyiapkan generasi emas yang memiliki kapasitas, kepemimpinan, serta kepedulian terhadap isu-isu remaja. Melalui Duta GenRe, para peserta diharapkan mampu menjadi role model sekaligus penggerak edukasi bagi teman sebaya di Kabupaten Jombang.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKB PPPA) Kabupaten Jombang tersebut merupakan puncak dari rangkaian seleksi panjang.
Para finalis sebelumnya telah melewati berbagai tahapan, mulai dari seleksi berkas, tes tulis, wawancara, hingga pembekalan intensif untuk meningkatkan wawasan dan kemampuan komunikasi.
Kepala DPPKB PPPA Kabupaten Jombang, Dr. dr. Ma’murotus Sa’diyah, M.Kes atau yang akrab disapa Ning Eyik, menjelaskan bahwa Pemilihan Duta GenRe memiliki tujuan lebih besar dibanding sekadar kompetisi.
“Pemilihan ini bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan puncak seleksi untuk menentukan figur remaja yang berintegritas, memiliki kepemimpinan, dan mampu menjadi role model. Duta GenRe diharapkan menjadi mitra strategis pemerintah dalam mengedukasi masyarakat, khususnya teman sebaya, terkait pendewasaan usia perkawinan, kesehatan reproduksi, pencegahan pernikahan dini, hingga bahaya penyalahgunaan NAPZA,” ungkap Ning Eyik.
Ia berharap Duta GenRe Jombang 2026 yang terpilih mampu membawa semangat Generasi Berencana dengan menjadi contoh bagi remaja lainnya dalam membangun masa depan yang sehat, berkualitas, dan penuh perencanaan.
Dalam proses Grand Final, para finalis dinilai langsung oleh dewan juri yang memiliki kompetensi di bidangnya, yaitu Ny. Lilik Agus Purnomo, selaku Ketua DWP Kabupaten Jombang sekaligus Ketua III Bidang Penguatan Ketahanan Keluarga TP-PKK Jombang; Nikmatusholihah, dari TP-PKK Kabupaten Jombang; Eva Iriani, selaku Ketua IPeKB Kabupaten Jombang; serta Gomar Ferdian Gimon selaku Ketua PKBI Cabang Jombang.
Ketua DWP Kabupaten Jombang, Ny. Lilik Agus Purnomo, yang hadir mewakili Bunda GenRe Jombang Yuliati Nugrahani Warsubi, menekankan bahwa kualitas generasi muda menjadi faktor penting dalam memanfaatkan bonus demografi Indonesia.
“Pada tahun 2030–2045, jumlah penduduk usia produktif (15–64 tahun) akan jauh lebih besar daripada usia nonproduktif. Ini adalah peluang emas sekaligus tantangan besar. Peluang, karena jika generasi muda kita sehat, cerdas, berkarakter, dan berencana, Jombang akan melesat menjadi daerah yang maju. Sebaliknya, menjadi tantangan jika kita lengah, bonus demografi bisa berubah menjadi bencana demografi,” tuturnya.

Menurutnya, keberadaan Duta GenRe sangat strategis dalam memberikan edukasi mengenai pendewasaan usia perkawinan, pendidikan seksualitas dan kesehatan reproduksi, serta bahaya penyalahgunaan NAPZA bagi remaja.
Ia juga mengingatkan pentingnya keterlibatan keluarga, khususnya peran ayah dalam membangun karakter anak.
“Sering kali kita berpikir pengasuhan dan pendidikan remaja adalah tugas ibu. Padahal, ayah adalah role model pertama bagi anak laki-laki dan figur pelindung pertama bagi anak perempuan. Keterlibatan ayah dalam berdiskusi, mendengarkan, dan memberikan teladan akan membentuk remaja yang punya jati diri kuat, percaya diri, dan mampu menolak perilaku berisiko,” katanya.
“Ayah yang hadir akan mencegah anak dari pergaulan bebas, pernikahan dini, dan masalah kesehatan reproduksi. Jadi, mari kita gaungkan: ‘Ayah Terlibat, Keluarga Kuat, Remaja Berencana’,” tegasnya.
Rangkaian Grand Final berlangsung dengan penuh antusiasme. Para finalis mengikuti sesi pembukaan, ikrar bersama, hingga sesi tanya jawab yang menguji kemampuan berpikir kritis, wawasan, dan komunikasi mereka sebelum menentukan para pemenang.
Setelah melalui proses penilaian, berikut daftar pemenang Duta GenRe Kabupaten Jombang 2026:
Juara 1 Putra: Kukuh Setya (PIK-R Pilar SMAN Ngoro)
Juara 1 Putri: Nayla Rohmat (PIK-R Garda MAN 1 Jombang)
Juara 2 Putra: Majmudin Muhyi (MAS Darussalam Ngesong)
Juara 2 Putri: Alya Hafizah (PIK-R Sengon Jombang)
Juara 3 Putra: Manda Adhyaksa (PIK-R Garda MAN 1 Jombang)
Juara 3 Putri: Lady Fabela (SMAN 2 Jombang)
Penghargaan lainnya diberikan kepada Kalindra Paramita sebagai Duta GenRe Inteligensia, Hega Vandio sebagai Duta GenRe Berbakat, Unzila Safika Putri sebagai Duta GenRe Inspiratif, serta Kevin Pramada Widodo sebagai Duta GenRe Favorit.
Melalui Grand Final Duta GenRe Jombang 2026, para pemenang diharapkan tidak hanya membawa gelar juara, tetapi juga menjalankan peran sebagai pelopor gerakan Generasi Berencana dalam menciptakan remaja yang sehat, berkarakter, dan siap menjadi bagian dari generasi emas Indonesia. [suf]

as a preferred source on Google




