Surabaya (beritajatim.com) – Ketua DPD Gerakan Nasional Anti Narkotika (Granat) Jatim, Dra. Arie Soeripan, M.M menyampaikan bahaya narkoba kepada mahasiswa baru Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur (UPN Veteran Jatim) dalam kuliah umum Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PPKMB) Tahun Akademik 2023/2024.
Arie menjelaskan, narkoba adalah candu yang dapat membuat seseorang menjadi budak setan dan akan selalu memberikan pengaruh kecanduan. Narkoba dapat menyebabkan hilangnya ingatan hingga kematian.
“Sangat penting untuk memahami pengertian narkoba dan dampaknya. Perlu diketahui bahwa seseorang bisa terkena sanksi hukum, jika melakukan penyalahgunaan narkoba. Karena itu, pastikan tidak ada kerabat, keluarga atau bahkan diri sendiri yang menyalahgunakan obat terlarang,” jelas Arie.
BACA JUGA:
Granat Jatim Desak Polisi Tangkap Pelaku Pengeroyokan 5 Wartawan Surabaya
Arie juga menyampaikan, mahasiswa baru di kampus UPN Veteran Jatim sebagai Kampus Bela Negara harus berani tegas untuk melawan narkoba.
“Bentuk perlawanan ini bisa dimulai dari diri kita sendiri dan menghindar dari lingkungan yang rawan narkoba. Karena lingkungan ini sangat berpengaruh terkait dengan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba,” tuturnya.
Arie juga menyampaikan, tugas sebagai mahasiswa adalah belajar untuk menuntut ilmu dan meraih cita-cita.
BACA JUGA:
Granat Jatim Desak Pemkot Surabaya Tutup Diskotek Ibiza
“Tunjukkan prestasi, baik akademis maupun non akademis. Dengan materi seperti inilah diharapkan mahasiswa baru PPKM sebanyak 5250 menjadi lebih mengerti mengenai jenis-jenis dan peredaran narkoba yang sebenarnya hingga bahayanya, dan tentunya kiat-kiat agar terhindar dari narkoba. Mari kita bersama-sama mewujudkan UPN Veteran Jawa Timur sebagai kampus bela negara yang bersih narkoba,” pungkasnya.
Kuliah umum ini disambut baik oleh mahasiswa baru UPN Veteran Jatim. Mereka mengaku mendapatkan banyak informasi baru tentang bahaya narkoba dan cara menghindarinya.
Mahasiswa juga berharap agar kuliah umum seperti ini dapat terus digelar agar mereka dapat lebih memahami tentang narkoba dan bahayanya. [tok/beq]







