Mojokerto (beritajatim.com) – Laga perdana tim sepak bola putra Kabupaten Mojokerto di Grup C melawan Kabupaten Banyuwangi dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur IX 2025, Jumat (20/6/2025) berakhir tanpa gol. Gol semata wayang Kabupaten Mojokerto dianulir offiside oleh wasit.
Pelatih tim, Zaenal Fanani mengatakan, jika anak asuhnya dan lawan sama-sama tim yang kuat sehingga tidak ada gol dalam pertandingan Jumat sore tersebut. “0-0, sama-sama bagus. Di menit akhir, kita dapat tendangan bebas dan gol tapi dianulir oleh wasit,” ungkapnya.
Masih kata Fanani, wasit yang memimpin pertandingan menyatakan gol di menit 88 dari kaki pemain Kabupaten Mojokerto tersebut dinyatakan offside. Dengan sisa waktu yang ada, Kabupaten Mojokerto maupun lawan tak bisa mencetak gol hingga wasit meniup peluit panjang, kedudukan 0-0.
“Menit 88, sudah di babak kedua. Babak pertama, anak-anak kondisinya main bolanya masih berhati-hati jadi mungkin terbawa di laga pertama di Porprov sehingga mereka lebih hati-hati. Baru di babak kedua, mereka mulai main lepas dan tensinya sudah naik. Ada beberapa peluang tapi masih belum bisa dimanfaatkan sama anak-anak,” katanya.
Fanani mengakui kedua tim sama-sama bagus sehingga tidak ada gol yang tercipta di laga perdana tersebut. Menurutnya, evaluasi tetap di finishing. Tim pelatih menilai masih banyak catatan, peluang yang seharusnya bisa dimanfaatkan menjadi sebuah gol namun gagal.
“Masih banyak catatan, harusnya bisa dikasihkan teman tapi di shooting sendiri. Jadi banyak peluang yang terbuang, karekter mainnya anak-anak masih mengebu-gebu. Ambil keputusan masih sering salah. Evaluasi di akhir, finishingnya. Ini tadi Batu sama Surabaya hasilnya 2-2 jadi poinnya di empat tim ini, 1 semua,” tegasnya. [tin/ian]






