Sidoarjo (beritajatim.com) – Aksi tidak terpuji kembali ditunjukkan oleh kelompok pesilat yang berjumlah puluhan. Diduga mereka merusak sebuah warkop (warung kopi) di kawasan Gedangan Sidoarjo. Mereka juga mengeroyok tiga orang yang tak bersalah, Minggu (13/11/2022) dini hari.
Ketiga korban itu adalah SA (50) warga Simokerto Surabaya, MD (17) warga Gedangan Sidoarjo, dan YB (18) warga Sukodono, Sidoarjo.
“Saat dini hari, ada dua pemuda yang sedang beli kopi. Saya gak ingat benar kedua pemuda yang ngopi itu memakai kaos apa. Tiba-tiba ada puluhan orang yang mengepung warkop dan menuju kedua pemuda tadi,” ujar DA (20) penjaga warkop.
DA mengungkapkan, setelah mengepung, mereka menuju kedua pemuda. Mereka menyuruh mencopot bajunya tapi kedua pemuda itu mengelak. “Setelahnya ditolak, akhirnya kedua pemuda itu dihajar oleh mereka,” terangnya.
Selain menghajar kedua pemuda itu sampai ke toilet, lanjut DA, mereka juga menghajar seorang lagi yang juga sedang beli kopi. “Gerombolan itu juga merusak sejumlah kursi dan meja yang ada di warkop. Warkop dilempari batu, ada yang bawa sajam,” imbuhnya.
DA menambahkan bahwa pihaknya juga telah melaporkan kejadian tragis yang menimpa warkop tempat dirinya kerja ke Polsek Gedangan.
[berita-terkait number=”3″ tag=”bentrok-pesilat”]
Kanit Reskrim Polsek Gedangan Iptu Roni Endratmoko saat dikonfirmasi membenarkan bahwa hari ini ia menerima laporan adanya perusakan serta penganiayaan oleh sejumlah orang yang diduga pesilat. “Ada laporan pengeroyokan oleh sekelompok anggota perguruan silat kepada pengunjung warkop yang mengakibatkan luka-luka dan warung mengalami kerusakan,” terangnya.
Pihaknya juga mendapatkan keterangan yang bahwa setelah melakukan upaya pengeroyokan dan perusakan, diantara puluhan pelaku itu juga mengambil HP milik korban. Selain itu mereka juga merusak kendaraan korban yang berada di depan warkop.
Pihak kepolisian kini tengah melakukan pendalaman atas insiden perusakan dan pengeroyokan di salah satu warkop yang ada di Kawasan Gedangan tersebut. “Masih terus diselidiki,” tegasnya. [isa/suf]






