Jember (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten Jember, Jawa Timur, akan menjadikan kegiatan gerak jalan tradisional Watu Ulo – Ambulu (Watam) agenda wisata tahunan. Bupati Hendy Siswanto berharap aktivitas wisata berbasis masyarakat.
Tahun ini, Watam menempuh jarak 12 kilometer dan diikuti tiga ribu orang peserta pada Sabtu (3/12/2022). Garis awal gerak jalan adalah destinasi wisata Watu Ulo hingga alun-alun Kecamatan Ambulu. “Alhamdulillah, ini swadaya. Kekuatan masyarakat yang hebat. Insya Allah kami akan teruskan pada tahun-tahun mendatang: gerak jalan Watu Ulo – Ambulu jadi kegiatan rutin rahunan Pemkab Jember,” kata Hendy.
Hendy ingin Watam sama dengan Tanjemtra (Tanggul – Jember Tradisional). “Watu Ulo adalah destinasi wisata. Tentunya di sini akan menarik warga Jember,” katanya, mengajak warga di luar Kecamatan Ambulu untuk ikut serta tahun depan. Hendy menyebut Watam menjadi medium untuk silaturahmi dan menciptakan kerukunan warga di Ambulu.
[berita-terkait number=”4″ tag=”wisata-jember”]
Hendy senang, Watam melibatkan usaha mikro kecil menengah. “Ekonomi kerakyatan kita, grass root, berjalan di sini,” katanya.
“Wisata juga harus berbasis masyarakat supaya kuat. Kalau berbasis pemerintah daerah atau sebuah instansi, kurang kuat. Tapi kalau melibatkan masyarakat dalam sistem wisata itu dan dikelola bersama-sama, insya Allah akan lebih kuat lagi,” kata Hendy. [wir/but]






