Malang (beritajatim.com) – Universitas Brawijaya (UB) bergerak cepat dalam merespon bencana longsor Semeru pasca hujan lebat. UB melalui Emergency Rescue Team dari Fakultas Ilmu Kesehatan dan Lembaga Kesehatan Mahasiswa Fakultas Kedokteran menerjunkan tim kebencanaan pada Jumat dini hari (19/4) dari Fakultas Kedokteran UB menuju Lumajang.
Tim yang sudah berangkat menuju lokasi bencana ini terdiri atas Riski Nur Fadilah, Nadya Zafira Siregar dan Dea Safina Sari dari tim ERT FIKES, Naaila Azzahra, Muhammad Fauzan Rabbani, Rajveer Singh Mann dari Lakesma FK, dr. Aurick Yudha Nagara, Sp.EM., KPEC dan Mauluddin selaku driver ambulan.
Perwakilan tim kebencanaan UB, Riski Nur Fadilah, menunaikan beberapa perlengkapan dan obat-obat yang dibawanya. Beberapa diantaranya perlengkapan untuk kebutuhan harian.

“Perlengkapan yang dibawa antara lain selimut, rompi, tikar, sleeping bag, gas, jas hujan, matras. Untuk kebutuhan kesehatan, popok berbagai ukuran, tikar, selimut,” ungkap Riski.
Tim juga membawa peralatan medis seperti masker bedah, kasa long dan medium, kasa cuplik cairan NS. Ada juga beberapa jenis obat-obatan dan multivitamin.
“Rencananya kami berangkat menuju SD 2 Supiturang sebagai lokasi evakuasi sembari memastikan apakah dapat menuju ke wilayah terdampak,” katanya menutup. (dan/kun)






