Banyuwangi (beritajatim.com) – Suasana semarak terasa di Aula Kantor Desa Bangsring, Kecamatan Wongsorejo, Banyuwangi, Rabu (20/8/2025). Aula desa dipenuhi sorak-sorai guru pendamping dan antusiasme dari 12 regu peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) tingkat Sekolah Dasar. Bukan sekadar kompetisi, acara ini menjelma menjadi festival ilmu pengetahuan di tengah komunitas pesisir.
Para peserta yang merupakan generasi alfa tampil penuh percaya diri di panggung utama, siap mengadu kecepatan dan ketepatan menjawab soal. Lomba ini menjadi program unggulan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 5 Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Angkatan 2023 yang berhasil menyatukan siswa, guru, pemerintah desa, hingga masyarakat dalam satu momentum kebersamaan.
Koordinator KKN Kelompok 5, Gayuh Maulana Dwi Prayogo, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan investasi jangka panjang. “Kami sadar bahwa untuk membuat UMKM Bangsring naik kelas dan budayanya mendunia lewat media sosial, kami tidak bisa hanya melatih generasi yang ada sekarang. Kami harus menyiapkan fondasinya. Siapa yang akan melanjutkan estafet ini 5-10 tahun mendatang? Tentu saja, anak-anak ini,” ujarnya.
Menurut Gayuh, Lomba ini menjadi langkah strategis untuk menanamkan semangat belajar, kompetisi sehat, dan kesiapan menghadapi era digital. “Generasi yang cerdas dan kompetitif hari ini adalah kunci terwujudnya masyarakat digital yang berdaya di masa depan. Acara ini adalah investasi kami untuk sumber daya manusia unggul Desa Bangsring,” tambahnya.
Dari 12 regu peserta, tiga regu terbaik berhasil melaju ke babak final, yaitu Regu Bahari (SDN 1 Bangsring), Regu Kutilang (SDN 2 Bangsring), dan Regu Takbir (MI Nurul Karim). Suasana menegangkan terjadi terutama antara Regu Bahari dan Regu Kutilang yang saling berkejaran poin.
Babak rebutan menjadi momen paling menegangkan sekaligus menghibur. Salah satu peserta terlalu bersemangat hingga menekan bel sebelum soal selesai dibacakan. Kejadian ini sontak memancing tawa penonton sekaligus mencairkan suasana.
Akhirnya kompetisi ini telah usai, Regu Kutilang dari SDN 2 Bangsring tampil konsisten dan berhasil keluar sebagai Juara 1. Posisi Juara 2 ditempati oleh Regu Bahari (SDN 1 Bangsring), dan Regu Takbir (MI Nurul Karim) meraih Juara 3.
Kepala Desa Bangsring, Sutoyo, S.H., turut hadir memberikan dukungan. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi tinggi terhadap semangat para siswa. “Kompetisi seperti ini sangat penting untuk melihat sejauh mana kemampuan anak-anak kita di Desa Bangsring. Saya bangga melihat semangat dan kecerdasan mereka hari ini,” ujarnya.
Ia juga memberikan pesan kepada seluruh peserta agar terus semangat dalam menuntut ilmu. “Teruslah giat belajar, karena hanya dengan belajar kalian bisa mengubah masa depan. Saya berharap kegiatan positif seperti ini dapat terus dilanjutkan di tahun-tahun mendatang,” imbuhnya.
Meski kompetisi telah selesai, piala, sertifikat, dan uang pembinaan baru akan diserahkan pada Malam Puncak Resepsi HUT RI Desa Bangsring, 30 Agustus 2025. Momen ini sekaligus menjadi penutup manis rangkaian program KKN Kelompok 5 UMM.
Lebih dari sekadar menentukan juara, lomba ini berhasil memupuk kebersamaan, kerja keras, serta kecintaan terhadap ilmu pengetahuan. Para peserta, guru pendamping, hingga masyarakat desa menjadi bagian dari kemenangan sejati dalam semangat pendidikan di Bangsring.







