Mojokerto (beritajatim.com) – Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopukmperindag) Kota Mojokerto menggelar Forum Komunikasi Publik (FKP) Pengembangan Usaha Mikro Kecil (UMK). FKP digelar di Sentra IKM Batik Kelurahan Kedungsari, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto.
Kepala Diskopukmperindag Kota Mojokerto, Amin Wachid mengatakan, pada tahun 2025 hampir sekitar 1.000 UKM yang diberikan pelatihan. “Bu Wali sangat konsen, sangat perhatian terhadap UMKM di Kota Mojokerto. Insya Allah tidak hanya pelatihan, beberapa kebijakan telah diambil,” ungkapnya, Senin (15/12/2025).
Masih kata Amin, dengan publikasi E-Katalog 6 dan kurasi diharapkan bisa dimanfaatkan para peserta pelatihan untuk mendapatkan pesanan dari pihak swasta maupun Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Saat ini, sudah ada 20 Usaha Mikro Kecil dan Menengah yang sudah kurasi dan harapannya di tahun 2026 bisa mencapai 40 sampai 50 UMKM.
“Nantinya pemerintah daerah yang mengintruksikan untuk memesan makanan dan minuman seperti nasi kotak dan kue dari UMKM Kota Mojokerto. Namun dengan catatan, asalkan sudah masuk di Katalog E 6. Terima kasih kepada OPD yang sudah memesan dari UMKM Kota Mojokerto untuk kebutuhan OPD mereka,” katanya.
Amin mencontohkan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Mojokerto memberikan sepatu gratis kepada para siswa baru, Taman Kanak-kanak (TK), Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP). Sepatu gratis yang dianggarkan dari Anggaran Pendaparan Belanja Daerah (APBD) Kota Mojokerto tersebut dipesan dari UMKM sepatu di Kota Mojokerto.
“Harapan kami karena anggaran di tahun 2026, semua ada efisiensi. Insya Allah, tahun depan se-Indonesia Raya pelatihan tidak akan nasi kotak, maksimal kue. Jadi mohon masukan di Forum Komunikasi Publik ini, terutama teman-teman OPD apa yang perlu kita lakukan dan masyarakat bisa terlayani dengan baik,” ujarnya.
Masukan tersebut dinilai penting agar bisa untuk penganggaran di tahun 2026 mendatang. Pihaknya berharap UMKM Kota Mojokerto bisa naik kelas. Dalam FKP UMK tersebut hadir sejumlah OPD terkait dan perwakilan dari UMKM Kota Mojokerto, perwakilan universitas dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Mojokerto. [tin/ian]






