Surabaya (beritajatim.com) – Polda Jatim menggelar Gebyar Pocil (Polisi Cilik) di 4 kota Sidoarjo, Pasuruan, Tulungagung, dan Tuban, 10 – 13 Juni 2024. Kejuaraan ini akan diikuti oleh 1209 pelajar tingkat Sekolah Dasar (SD) dari seluruh Jawa Timur.
Kanit Dikmas Polda Jawa Timur, Kompol Dwi Nugroho mengatakan lomba kreativitas dan kedisiplinan baris berbaris ini diharapkan bisa membentuk mental dari anak-anak yang akan menjadi topang menuju Indonesia Emas 2045 mendatang. Mereka akan saling beradu kreativitas untuk memperebutkan Piala Kapolda Jawa Timur.
“Dari pengamatan saya para peserta sangat antusias berlomba-lomba untuk menjadi yang terbaik. Nanti yang juara di Jawa Timur akan kami kirim sebagai perwakilan di tingkat Nasional,” kata Dwi Nugroho saat dihubungi Beritajatim.com, Selasa (11/06/2024).
Menurut Dwi Nugroho, anak-anak harus dipersiapkan guna menyongsong Indonesia Emas 2024. Anak-anak harus diberi kegiatan yang positif agar tidak terjebak di dalam pergaulan yang salah. Ia berharap dengan kegiatan Gebyar Pocil ini, anak-anak bisa membina disiplin, dedikasi, dan loyalitas sejak dini.
“Di pundak merekalah tergantung masa depan bangsa ini. Tentunya kalau saya di Dikmas Lalu Lintas berharap kedepannya anak-anak ini lebih beretika dan beradab yang pada akhirnya mewujudkan perilaku pengguna jalan yang lebih berkualitas,” tutur Dwi Nugroho.
“Sementara itu, salah satu peserta Gebyar Polisi Cilik asal SDN Bugih 1 Pamekasan yang ikut perlombaan di Sidoarjo mengatakan ia sangat senang bisa berseragam serupa polisi. Ia pun mengaku kelak ia ingin menjadi polisi supaya menjadi kebanggan keluarganya.
“Saya sangat senang. Apalagi cita-cita saya polisi. Bisa ikut nari juga supaya saya bisa menang terus sampai ke final nanti,” ucapnya.
Nantinya, dari 1209 peserta akan dipilih 10 kelompok terbaik yang akan beradu di Gedung Polda Jawa Timur. Dalam penjurian Gebyar Pocil ini, Dikmas Polda Jatim melibatkan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur dan Tim Koreografer Putri Indonesia untuk memberikan penilaian. [ang/beq]






