Gaya Hidup

Ritual Budaya Labuh Bumi

Ribuan Warga Kota Kediri Larung Kepala Sapi ke Sungai Brantas 

Kediri (beritajatim.com) – Pemkot Kediri melalui Disbudparpora setempat kembali melaksanakan ritual budaya Labuh Bumi. Kegiatan ini merupakan rangkaian peringatan Hari Jadi Kota Kediri ke-1140.

Dalam ritual adat ini, ada sebuah prosesi sakral yakni, melarung potongan kepala sapi ke Sungai Brantas. Acara tahunan ini mampu menyedot ribuan warga Kota Kediri dan sekitarnya. Upacara Labuh Bumi mengambil tempat di Bantaran Sungai Brantas. Tepatnya di bawah Jembatan Brawijaya Kediri dan sekitar Taman Brantas.

Acara ini dibuka oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Kota Kediri  Drs. Mandung Sulaksono. Pembukaan ditandai dengan pelepasan sejumlah burung merpati ke udara.

Kepala Disbudparpora Kota Kediri, Nur Muhyar mengatakan ritual Labuh Bumi ini merupakan kegiatan rutin setiap tahun yang dilaksanakan di bantaran Sungai Brantas. Kegiatan ini ditandai dengan pelepasan sejumlah burung merpati serta melarung kepala sapi ke Sungai Brantas.

Tidak hanya itu, pihaknya juga menyediakan buah buahan serta makanan tradisional untuk dibagikan kepada ke pengunjung. “Ini merupakan wujud rasa syukur kita kepada Allah SWT. Kegiatan ini merupakan budaya secara turun temurun seperti itu, coba kita angkat kembali sebuah entertaint supaya bisa dinikmati masyarakat secara luas,” jelas Nur Muhyar.

Ritual Labuh Bumi merupakan sebuah bentuk pertunjukan budaya yang semuanya bersifat tidak ada yang mubadzir. Benda mau pun makhluk hidup yang dilepas di udara, darat mau pun di sungai nantinya diambil kembali dan dinikmati oleh masyarakat.

Disamping itu, Nur Muhyar menginginkan setiap adanya kegiatan selalu membawa dampak perekonomian bagi masyarakat sekitar.

“Kita memang ingin ada dampak ekonomi, terhadap setiap kegiatan yang dilaksanakan. Masyarakat ini menikmati, menyaksikan sebagai sebuah hiburan juga sekaligus bagaimana mereka bisa beraktivitas untuk kegiatan ekonomi. Banyaknya masyarakat yang berkunjung tentu akan ada pedagang, kegiatan parkir dan lainya,” bebernya. [adv hms/nng]





Apa Reaksi Anda?

Komentar