Sumenep (beritajatim.com) – Sekitar 80 wisatawan mancanegara (wisman) mengunjungi Keraton Sumenep, Madura pada Jumat (25/08/2023). Sebagian besar para turis asing itu berasal dari Amerika. Selain itu juga ada dari Australia, Brazil, Spanyol, dan beberapa negara lain.
Mereka tiba di Pelabuhan Kalianget dengan Kapal Pesiar MV. National Geographic Orion. Dari Pelabuhan Kalianget, para turis asing itu diangkut bus menuju Keraton Sumenep. Setiba di keraton, mereka langsung disambut dengan berbagai kesenian tradisonal khas Sumenep, mulai Saronen, kemudian Jaran Serek (kuda menari), dan tari Pangereng.
Ketika masuk di Keraton Sumenep melalui ‘Labang Mesem’, para wisman disambut ratusan siswa SD dan SMP. Mereka terlihat gembira sambil melambaikan tangan. Sesekali mereka berebut untuk berswafoto dengan para turis asing itu.
Di dalam Keraton Sumenep, para wisman disambut dengan iringan gamelan khas Sumenep, kemudian tari ‘Muang Sangkal’ yang menjadi tarian penyambutan para tamu. Tidak hanya itu, tamu-tamu dari mancanegara ini juga disuguhi makanan khas Sumenep. Sebut saja ‘apen’. Jajanan khas Sumenep ini disajikan di meja dalam keadaan fresh, karena pembuatnya juga dibawa ke keraton. Sehingga tamu asing ini bisa melihat langsung proses pembuatan kue apen.
Selain itu, di halaman keraton juga tengah berlangsung pameran bonsai, keris, dan batik, yang merupakan rangkaian kegiatan ‘Madura Culture Festival’. Para tamu bisa melihat langsung cara pembuatan batik tulis dan keris.
Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Kadisbudporapar) Sumenep Mohammad Iksan mengatakan, para turis asing tersebut mengaku sangat terpesona dengan kesenian yang ditampilkan, mulai tarian hingga musik tradisional.
“Mereka bilang, very nice. Termasuk ketika mencicipi makanan Sumenep yang belum pernah mereka tahu sebelumnya. Enak katanya,” ujar Iksan sambil tersenyum.
Menurutnya, ini adalah salah satu upaya Pemkab untuk mempromosikan pariwisata di Sumenep. Selain itu juga untuk mendongkrak perekonomiam warga Sumenep melalui produk-produk unggulan seperti batik. “Tadi cukup banyak yang tertarik dengan batik tulis Sumenep, kemudian membelinya. Ini berarti kan roda perekonomian berputar,” ujarnya.
Ia berharap kunjungan wisatawan baik domestik maupun mancanegara ke Sumenep terus meningkat, mengingat Sumenep memiliki banyak even menarik yang digelar. “Ayo ke Sumenep. Ada banyak tempat wisata bagus dan banyak even disini. Silahkan dikabarkan pada yang lain,” ucapnya. (tem/kun)
BACA JUGA: Cegah Perundungan Anak, Polres Sumenep ‘Sambangi’ Siswa SDN Patean II






