Surabaya (beritajatim.com) – Lontong mie salah satu kudapan khas Surabaya berbalut petis dan kuah bawang putih yang segar dan gurih. Namun ada yang berbeda dengan Lontong Mie legenda milik Baba Hoi.
Lontong mie yang berada di Jalan Kapas Krampung 124 H belakang ruko BCA Surabaya ini cukup unik dan autentik karena kuah gurih yang dibuat dalam racikannya tanpa menggunakan petis dan bawang putih goreng seperti lontong mie pada umumnya.
Dimana sang pemilik hanya mencampurkan, lontong, tahu goreng, mie kuning lalu disiram dengan kuah yang sudah dimasak bersama dengan sayur taoge atau kecamba lalu diberi taburan bawang goreng, udang kering dan kecap manis diatasnya.
Dibandrol dengan harga Rp 15 ribu untuk porsi kecil dan Rp 20 ribu porsi besar membuat menu lontong mie menjadi menu andalan dari lontong mie udang baba hoi.
BACA JUGA:
https://beritajatim.com/olahraga/persebaya-bajak-2-pemain-bhayangkara-bukan-andik-vermansyah/
Salah satu pengunjung asal Sidoarjo, Santi mengaku senang dengan lontong mie udang tanpa petis. Meskipun dirinya senang dengan lontong mie yang menggunakan petis namun saat coba lontong mie yang tanpa petis langsung membuat dirinya jatuh hati.
“Enak, ternyata tetap gurih karena ada udang keringnya yang dikasih membuat makanan ini sangat enak, jadi tidak menyesal untuk makan ini,” ujarnya, Kamis (4/5/2023).
Santi mengaku pertama kali mencicipi makanan tersebut sempat ragu lantaran tidak adanya petis dalam lontong mie. “Tapi saat dicoba enak jadi sekarang ketagihan bahkan setiap ke Surabaya selalu mampir ke sini,” terangnya.
Senada dengan Santi, Ambar Sari warga Banyu Urip mengaku senang dengan lontong mie ini. Dirinya yang alergi dengan petis membuat dirinya bisa menikmati kudapan ini. “Jadi saya bisa menikmati makanan ini, ternyata enak dan segar,” ucapnya. (way/kun)






