Gaya Hidup

Ilene Raih Indonesia’s Next Top Model di Net TV

Danella Ilene Kurniawan akhirnya berhasil membuktikan kemampuannya setelah dinobatkan sebagai pemenang Indonesia’s Next Top Model (INTM) di NET.

Jakarta (beritajatim.com) – Model asal Bali yang tumbuh besar di Bandung, Danella Ilene Kurniawan akhirnya berhasil membuktikan kemampuannya setelah dinobatkan sebagai pemenang Indonesia’s Next Top Model (INTM) di NET.

Pada babak grand final INTM yang ditayangkan oleh NET, para judges Luna Maya, Deddy Corbuzier, Patricia Gouw dan Panca Makmun sepakat atas performa terbaik Ilene dalam final photo shoot dan final runway di akhir ajang pencarian bakat model internasional INTM.

Ilene juga berhasil membawa hadiah pemenang INTM berupa satu unit mobil New Honda HRV dan uang tunai Rp 100 juta rupiah pada Jumat, 9 April 2021.

Perjuangan Ilene memang tidak mudah dalam perjalanannya meraih gelar Indonesia’s Next Top Model (INTM) di NET. Ilene berhasil lolos seleksi 16 besar ajang pencarian bakat INTM di layar kaca NET. yang pendaftaran dan audisinya dilakukan sejak bulan Agustus 2020 dengan melibatkan sekitar 450 peserta kandidat model internasional.

Sempat mengalami depresi karena didiagnosis eating disorder di masa lalunya, Ilene justru mendapatkan dukungan moral dari para juri sekaligus mentornya untuk terus berjuang memberikan kemampuan terbaiknya saat penjurian dan karantina INTM. Ilene juga berhasil meraih foto terbaik saat pemotretan dengan ekspresi lewat cipratan warna, Aerial Hoop Photo Shoot, serta tampil menarik pada pose kecantikan, tarian Salsa, dan aksi Matador.

Ilene merupakan model kelahiran 1996 yang berhasil menyelesaikan kuliahnya di Universitas Maranatha Bandung tahun 2019.

Model dengan tinggi badan 179 cm ini sempat berwirausaha dan menjadi makeup artist sebelum kemudian mengikuti audisi pencarian bakal model internasional INTM. Ilene mengungkap rasa syukurnya atas raihan yang didapatnya pada grand final INTM malam itu.

“Terima kasih buat semua judges dan mentor yang sudah membentuk kita, buat semua pengalaman, all crew, semua yang sudah mendukung. Ini pengalaman yang berharga, nggak bakal terlupakan. Terima kasih buat teguran dan kritikan yang membangun aku”, ungkap Ilene.

Persaingan akhir sesi final photo shoot dijalani kedua finalis di kawasan Kawah Putih, Ciwidey, Jawa Barat menjadi saksi penampilan apik Ilene dalam persaingan INTM. Ilene dan peserta lainnya Gea tampil paripurna berkat riasan makeup artist kelas dunia, Bubah Alfian dan busana adikarya ciptaan desainer Sebastian Gunawan.

Di tengah kabut dan suhu yang mencapai 15 derajat celsius serta guyuran hujan, keduanya berjuang untuk memberikan pose terbaiknya didampingi Patricia Gouw dan Panca Makmun saat pemotretan yang diarahkan langsung oleh fotografer Nicoline Patricia yang juga pernah diundang dalam ajang Asia’s Next Top Model cycle 2.

“Aku suka banget fotoin mereka berdua. Selama pemotretan, setiap gerakan yang dibuat Ilene terlihat sangat anggun seperti lukisan. Begitu juga dengan Gea yang tampil cantik sekali di detik-detik terakhir setelah dia istirahat. itu jadi best moment-nya dia,” ujar Nicoline di akhir sesi pemotretan.

Persaingan di Sesi final runway juga berlangsung menarik dengan hadirnya beberapa peserta INTM lainnya di panggung catwalk, seperi Ranti, Yumi, Ilmi, Audrey, dan Eveline. Penampilan istimewa juga dihadirkan musisi fenomenal Weird Genius yang menghentak panggung final lewat karya mereka “Sweet Scar” bersama Prince Husein dan musik “Lathi” bersama penyanyi Novia Bachmid.

Para model tampil membawakan busana karya desainer Deden Siswanto yang bernuansa etnik, serta hasil rancangan Hian Tjen dengan tema gala. Tak ketinggalan headpiece karya desainer yang sudah mendunia Rinaldy Yunardi.

Danella Ilene Kurniawan akhirnya berhasil membuktikan kemampuannya setelah dinobatkan sebagai pemenang Indonesia’s Next Top Model (INTM) di NET.

“Kalian harus jadi role model, jangan sampai usaha kita untuk membentuk kalian itu jadi sia-sia. Kalian harus menunjukkan ke semua orang tentang pentingnya harapan, bahwa siapa pun dengan berjuang pasti bisa berhasil. Perjalanan kalian tidak boleh berhenti di INTM, begitu keluar dari sini dan kembali ke realita atau kehidupan nyata, perjuangan tetap harus dilanjutkan,” ujar para juri memberikan semangat.

Di akhir penjuarian Luna Maya menyampaikan hasil final penilaian juri. “Kalian adalah dua model terbaik di kompetisi ini. Namun hanya akan ada satu pemenang. Kalian berdua sudah melewati banyak challenge dan kalian melaluinya dengan sangat baik. Kini saatnya kita mengetahui bahwa yang menjadi the first Indonesia’s Next Top Model adalah Ilene.”

Tayang sejak November 2020, program reality series INTM tak sekadar suguhkan kompetisi namun keluarga baru bagi seluruh peserta, juri, hingga tim produksi. “Mulai dari proses seleksi dilanjutkan masa karantina panjang selama kurang lebih 3 bulan sampai sekarang, INTM memberi ikatan yang luar biasa.

Tak cuma itu, engagement yang lahir dari pemirsa setia INTM juga kami rasakan begitu intens. Kami berharap perjuangan seluruh kontestan juga karya-karya luar biasa di bidang fashion yang tampil di INTM mampu memberi inspirasi seluruh masyarakat Indonesia”, ujar Andrian Syahputra (Head of Content NET).

Indonesia’s Next Top Model merupakan program acara televisi berlisensi dari America’s Next Top Model yang telah dibuat hingga lebih dari 30 versinya di seluruh dunia. Demi mematuhi protokol kesehatan saat pandemi, audisi INTM dibuka secara on line. Dari sekitar 400 pelamar yang memenuhi kriteria dasar, dipilih 16 model dari seluruh Indonesia untuk menjalani masa karantina sekaligus menghadapi babak eliminasi setiap minggu. Puluhan tantangan yang menguji. (ted)



Apa Reaksi Anda?

Komentar