Lamongan (beritajatim.com) – Wisata Bahari Lamongan (WBL) yang dibuka sejak tahun 2004 merupakan tempat wisata kebanggaan masyarakat Lamongan yang berkomitmen menjadi salah satu tempat wisata yang lengkap, aman, dan nyaman bagi pengunjung.
Genap berusia 18 tahun pada 14 November mendatang, WBL menggelar acara ‘Pekan Raya Wisata Bahari Lamongan’ yang dilaksanakan mulai dari tanggal 4 hingga 13 November 2022 ini.
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mengatakan, apabila diibaratkan manusia, usia 18 tahun merupakan usia yang beranjak dewasa dengan spirit, semangat, dan kekuatan yang luar biasa. Sehingga ia berharap, di usianya tersebut WBL dapat tetap eksis sebagai destinasi wisata dan edukasi bagi seluruh masyarakat Indonesia.
“Ibarat sebuah usia, 18 tahun ini sedang semangat-semangatnya, kuat-kuatnya, sudah memasuki masa puber dan tentu beranjak dewasa. Dengan berbagai pengalaman, WBL ke depan kita harapkan terus menata diri,”
“Sehingga akan tetap eksis sebagai destinasi wisata dan edukasi bagi seluruh masyarakat, tidak hanya di Jawa Timur tapi di seluruh Indonesia,” harapnya, saat membuka ‘Pekan Raya Wisata Bahari Lamongan’, di Parkir Timur WBL.
Dalam kesempatan sama, General Manager WBL Suyanto mengungkapkan bahwa WBL dengan konsep one stop service yang memadukan wahana fantasi dan permainan bahari ini mampu menyerap wisatawan tidak hanya dari Pulau Jawa, tapi juga masyarakat luar Jawa bahkan mancanegara.
Meski sempat terdampak pandemi, Suyanto menuturkan, WBL saat ini mulai berangsur-angsur bangkit dan menggeliat kembali. “Di momen HUT ke-18 WBL ini kami ingin menunjukkan kepada masyarakat, bahwa tempat wisata kebanggaan masyarakat Lamongan ini masih eksis dan bertahan sebagai salah satu destinasi yang mewarnai sektor pariwisata di Indonesia,”
“WBL yang dilengkapi dengan wisata edukasi Maharani zoo dan gua, juga tempat menginap Hotel Tanjung Kodok Beach Resort yang menawarkan pesona pantai utara, maka di ulang tahun yang ke 18 ini kami harapkan tetap jaya dan selalu menjadi tempat wisata kebanggaan warga Lamongan,” ungkapnya.
Lebih lanjut Suyanto menyebutkan, jumlah kunjungan wisatawan di WBL pada tahun 2021 sebanyak 206.405 pengunjung, dan pada tahun 2022 hingga September ini WBL telah mendapatkan kunjungan wisatawan sebanyak 352.684 pengunjung.
“Pekan raya yang digelar selama 10 hari ini akan dimeriahkan dengan berbagai kegiatan yakni bazar UMKM, festival kuliner, lomba menggambar, pentas seni pantura, live musik, tradisional musik tongklek, dan juga wahana bermain keluarga ditambah dengan wahana terbaru bahari selfi corner,” jelasnya.[riq/kun]






