Probolinggo (beritajatim.com) – Pemerintah Kota Probolinggo mulai menekan pedal percepatan kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Selasa (7/4), armada operasional Perseroan Daerah (Perseroda) Bahari Tanjung Tembaga (BTT) resmi diluncurkan, bersamaan dengan peresmian kantor barunya di Jalan Ikan Belanak, Kecamatan Mayangan.
Langkah ini bukan sekadar seremoni. Di tengah tuntutan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), Pemkot mengirim sinyal tegas: Perseroda BTT harus segera “lari kencang” menggarap sektor strategis pelabuhan.
Peresmian dihadiri Penjabat Sekretaris Daerah Rey Suwigtyo, Komisaris Agus Efendi, Direktur Perseroda BTT Noviyadi, jajaran manajemen, hingga pimpinan perangkat daerah. Prosesi ditandai pemecahan kendi sebagai simbol peluncuran armada dan pemotongan pita kantor baru.
Wali Kota Probolinggo, Dokter Aminuddin, menegaskan bahwa fasilitas baru ini harus berbanding lurus dengan capaian kinerja. “Dengan aset dan armada baru ini, tidak ada alasan untuk lambat. Perseroda BTT harus segera beroperasi optimal dan mengejar target PAD secara terukur,” tegasnya, Kamis (9/4/2026).
Ia menekankan, seluruh infrastruktur yang sudah disiapkan wajib dimaksimalkan, bukan sekadar menjadi aset pasif. “Fasilitas sudah ada, tinggal bagaimana dimanfaatkan secara efektif. Ini harus berdampak langsung pada pembangunan kota,” lanjutnya.
Lebih jauh, Aminuddin menyebut Perseroda BTT sebagai salah satu kunci kemandirian fiskal daerah. Menurutnya, BUMD tidak boleh lagi berjalan biasa-biasa saja, melainkan harus tampil sebagai motor penggerak ekonomi. “BUMD ini harus jadi tulang punggung. Harus menghasilkan, bukan hanya mengelola,” tandasnya.
Perseroda Bahari Tanjung Tembaga sendiri dibentuk untuk mengelola potensi jasa transportasi dan logistik di kawasan Pelabuhan Probolinggo, termasuk pengangkutan dan pergudangan yang menjadi simpul penting distribusi barang.
Dengan peluncuran armada dan kantor baru ini, tekanan terhadap Perseroda BTT kian jelas: bergerak cepat, bekerja konkret, dan menyumbang nyata bagi kas daerah.
Usai peresmian, Wali Kota bersama rombongan meninjau langsung fasilitas di kantor baru yang berdiri di atas aset milik Dinas Perhubungan Kota Probolinggo—sekaligus memastikan kesiapan operasional benar-benar berjalan, bukan sekadar di atas kertas. (kun)






