Manchester (beritajatim.com) – Efek domino dari Benjamin Sesko yang memilih Manchester United juga merembet ke Liverpool FC. Ya, kegagalan Newcastle United mendapatkan Sesko artinya nyaris menutup pintu bagi Alexander Isak untuk pergi musim panas ini.
Isak sangat diminati LFC. Dalam beberapa pekan terakhir, striker asal Swedia itu juga menunjukkan gelagat serupa. Dia bahkan telah menyepakati kontrak dengan LFC hingga 2025.
Tetapi, deal belum terjadi. Bukan sekadar penawaran LFC sebesar GBP120 juta (Rp2,61 triliun) ditolak Newcastle. Melainkan juga Newcastle enggan menjualnya dan uang bukan masalah.
Di lain sisi, The Magpies juga belum menemukan suksesor yang pas. Itu diperparah dengan Sesko yang lebih memilih United daripada Newcastle.
Situasi tersebut tidak ideal bagi LFC. Kepergian Diogo Jota dan Darwin Nunez ke Al Hilal menipiskan stok lini depan LFC. Pembelian Hugo Ekitike saja tidak cukup untuk mempertahankan titel Premier League.
“LFC harus membidik pemain lagi selain Isak. Mereka akan menjalani musim yang panjang dan butuh opsi lebih banyak di lini depan,” tulis SPORTbible.
Rodrygo Goes jadi salah satu yang masuk incaran LFC. Second striker Real Madrid itu sempat dirumorkan diincar LFC. Tetapi, rumornya meredup buntut dari Isak yang serius didekati LFC.
Situasi Rodrygo bersama Real juga tidak ideal. Dia jadi pilihan kesekian setelah Kylian Mbappe dan Vinicius Junior. Belum lagi keberadaan Gonzalo Garcia yang meledak sejak Piala Dunia Antarklub bulan lalu.
Masalahnya, harga Rodrygo tidak akan murah jika dijual Los Merengues. Setidaknya akan mencapai EUR100 juta (Rp1,89 triliun).
LFC diburu waktu untuk menemukan pengganti Isak. Sebab, bursa transfer musim panas ini bakal ditutup 1 September mendatang atau sekitar 3 pekan lagi. (dio)






