Malang (beritajatim.com) – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Malang Raya bersama IKIP Budi Utomo (IBU) dan Polres Kota Malang menggelar vaksinasi massal.
Lebih dari seribu vaksin digelontorkan dalam kegiatan hari ini, Selasa (12/10/2021). Kapolresta Malang Kota, AKBP Budi Hermanto SH SIK, memberikan apresiasi tinggi. Kata Buher, sapaan akrab Budi Hermanto, gelar vaksinasi ini sebagai langkah percepatan Herd Immunity yang kali ini menyasar Civitas Akademika IKIP Budi Utomo dan masyarakat sekitar.
Buher menjelaskan, target vaksinasi hari ini seribu orang, namun disiapkan kuota lebih, untuk dosis satu. Ia mengapresiasi pelaksanaan vaksin yang digelar PWI Malang bersama IKIP Budi Utomo. Dimana alur dan sirkulasi udara tempat pelaksanaan vaksin, cukup bagus dan tidak di ruang tertutup. “Alur mulai pendaftaran, Screening, Entry data hingga pelaksanaan vaksinasi sampai Observasi berjalan dengan baik,” ungkap Buher.
[berita-terkait number=”5″ tag=”PWI-malang”]
Buher menghimbau, agar masyarakat yang belum memiliki KTP, supaya ikut vaksin saja. Sebab Polres Kota Malang akan memberikan surat keterangan terlampir. Termasuk juga dengan temuan identitas ganda, pihaknya menyarankan untuk mengurus ke Dinas Kependudukan setempat.
Dalam pelaksanaan vaksin gabungan ini, pihak Polresta Malang menurunkan 40 personil untuk gelaran vaksinasi. Dengan vaksinasi di kampus IKIP tersebut, ditargetkan Kota Malang sudah mencapai 90 persen penduduknya sudah tervaksin.
Sementara itu, Rektor IKIP Budi Utomo (IBU), Dr Nur Cholis Sunuyeko MSi menyampaikan rasa terimakasih sekaligus bangga mendapat kehormatan menggelar vaksinasi massal ini. Langkah kampus ini merupakan kontribusi langsung, guna mewujudkan Herd Immunity. Termasuk juga sebagai langkah percepatan menggelar Perkuliahan Tatap Muka (PTM).
“Ikip Budi Utomo ingin segera melaksanakan kuliah Offline, karena tidak bisa dipungkiri, metode perbelajaran ini jauh lebih berkualitas,” tutur Nur Cholis.
Dengan vaksinasi ini secara psikologi menimbulkan rasa ketenangan bagi penyelenggara perkuliahan maupun pesertanya. Dimana nantinya usai pelaksanaan vaksin kedua, PTM segera digelar.
Nurcholis melanjutkan, Jumlah keseluruhan mahasiswa IKIP Budi Utomo saat ini mencapai 4.750, rata-rata telah tervaksin semua.
“Mahasiswa kami yang ikut vaksin kali ini ada 800 orang, sisa kuota sengaja kami berikan untuk masyarakat sekitar. Termasuk untuk Ibu Kost dan keluarganya,” ujar Rektor yang dikenal inovatif ini.
Ditempat sama, Ketua PWI Malang Raya Ir Cahyono menyampaikan, sebagai wujud kepedulian organisasi profesi, kegiatan vaksin massal ini untuk berperan aktif membantu terbentuknya Herd Immunity. Selain itu, persatuan jurnalis diharapkan dapat mengasah kepekaan sosial, apalagi di tengah situasi pandemi. Salah satunya dengan mengajak seluruh masyarakat untuk ikut vaksin.
“Sebagai organisasi wartawan terbesar dan tertua, sepatutnya PWI memberi contoh sekaligus mengajak masyarakat untuk ikut menyukseskan program vaksin,” ujarnya.
Cahyono menambahkan, berbagai ikhtiar yang dilakukan Pemerintah untuk melewati situasi sulit ini, sudah semestinya diikuti oleh seluruh elemen masyarakat. (yog/kun)






