Sidoarjo (beritajatim.com) – Pasangan ganda Uyit–Ort berhasil meraih juara pertama dalam turnamen domino/gaple Ketan Subang CUP I 2026 yang digelar Komunitas Gaple (Komgap) Citra Harmoni.
Turnamen internal warga ini berlangsung di Kafe Moleh Omah, Minggu (1/2/2026), dan diikuti antusias oleh para pecinta gaple di lingkungan perumahan.
Koordinator Komunitas Gaple Citra Harmoni, Wisnu Wardhana, mengatakan turnamen ini diikuti oleh 16 pasangan dengan format ganda. Menurutnya, ajang tersebut tidak semata soal kompetisi, tetapi juga memperkuat kebersamaan antarwarga.
“Ada 16 pasang yang memeriahkan gelaran turnamen Ketan Subang CUP I dengan format ganda. Terima kasih kepada Pak Surya Permana atas dukungannya dan seluruh komunitas atas gotong royongnya. Sederhana, yang penting silaturahmi,” ujar Wisnu.
Pria yang juga menjabat sebagai Ketua RW 7 Perumahan Citra Harmoni itu menambahkan, gaple atau domino merupakan salah satu olahraga rekreasi favorit warga Cimon. Selain hiburan, kegiatan ini dinilai efektif membangun budaya gotong royong dan mempererat hubungan sosial.
“Tiap tahun kami menggelar minimal delapan turnamen bersama. Nantinya akan ditutup di akhir tahun dengan titel Liga Champions, pesertanya khusus para juara selama satu tahun,” jelas pria yang akrab disapa WW tersebut.
Sementara itu, Surya Permana atau yang dikenal dengan sapaan Subang menyebut turnamen ini diharapkan menjadi ruang ekspresi bagi para penggemar gaple sekaligus wadah silaturahmi warga. Ke depan, pihaknya berencana menggelar rapat rutin untuk mendukung keberlangsungan kegiatan tersebut.
“Kami hadir untuk memfasilitasi para penggemar gaple di Perum Citra Harmoni dengan harapan bisa meningkatkan keakraban antarwarga dan melahirkan atlet-atlet domino di masa depan,” ujar Surya Permana, pengusaha ketan beras asal Pamanukan, Jawa Barat.
Dalam laga final yang berlangsung sengit, pasangan Uyit–Ort keluar sebagai juara pertama usai menaklukkan pasangan WisBang (Wisnu–Subang) yang harus puas di posisi kedua. Sementara juara ketiga diraih pasangan Eko–Ardy dan posisi keempat ditempati pasangan Yahya–David.
Menanggapi hasil tersebut, Wisnu Wardhana mengakui pertandingan berlangsung ketat hingga akhir.
“Kita kalah tipis, mungkin karena kurang beruntung saja,” pungkasnya. (ted)






