Surabaya (beritajatim.com) – Perampok swalayan Indomaret di Jalan Pagesangan, Surabaya, Sabtu (17/08/2024) gagal membobol mesin ATM yang menjadi target. Alarm Mesin ATM berbunyi saat proses pengelasan dilakukan oleh kawanan perampok. Tidak mau rugi, para perampok lantas mengambil 30 slop rokok dan 13 box celana dalam merk GT Man.
Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Hendro Sukmono mengatakan perampokan itu dilakukan oleh 4 orang. Mereka adalah AS (26) warga Jombang, DW (24) warga Sidonipah, Surabaya, M (37) warga Bangkalan, dan R yang belum diketahui lengkap identitasnya. Dari keempat pelaku hanya AS yang sudah diamankan pihak kepolisian.
“Jadi mereka membobol ATM Mandiri dengan cara dilas. Namun, ATM BCA di sampingnya yang mengeluarkan suara alarm,” kata Hendro, Senin (19/02/2024).
Aksi perampokan itu direncanakan oleh DW yang juga mantan karyawan dari Indomaret target sasaran. Rencana perampokan itu sudah direncakan karena sebelum DW resign sempat menduplikasi kunci rolling door dan pintu utama swalayan. DW lantas mewujudkan perampokan itu dan menghubungi AS pada bulan Januari 2024. Tersangka AS lantas mengajak rekannya berinisial R yang bertugas sebagai pembongkar mesin ATM. Karena membutuhkan uang untuk membeli alat las dan sewa mobil, ketiga orang itu meminta kepada M.
“Pelaku M sebagai penyandang dana. Kami temukan bukti transfer dari M ke rekening AS dengan keperluan membeli alat las dan sewa mobil Terios putih sebagai sarana,” imbuh Hendro.
Setelah semua persiapan selesai, para perampok Surabaya itu langsung melakukan aksinya. Tersangka DW menjemput AS dan R di Jombang. Mereka menunggu swalayan Indomaret tutup terlebih dahulu untuk melancarkan aksinya. Pada Sabtu (17/08/2024) pukul 00.27 WIB mereka bertiga memarkirkan mobil tepat di depan Indomaret. Untuk mengelabui warga sekitar, AS mengenakan baju Indomaret.
“Setelah masuk dengan kunci duplikat, Ketiga tersangka bagi tugas. AS dan DW bagian untuk mengambil CCTV dan Decoder agar jejaknya tidak diketahui. Sedangkan R langsung melakukan pengelasan,” tutur Hendro.
Saat melakukan pengelasan, target mesin ATM yang dirampok milik Bank Mandiri. Namun, mesin ATM BCA di samping mesin yang ditarget alarmnya berbunyi sehingga membuat ketiga pelaku panik. Karena panik, mereka bertiga mengambil 30 slop rokok dan 12 box celana dalam merk GT Man.
“Setelah alarm berbunyi, petugas dari mesin ATM datang dan mendapati TKP berantakan. Sehingga langsung melapor ke Polrestabes Surabaya,” tutup Hendro. (ang/ian)






