Surabaya (beritajatim.com) – Gadapaksi (Garda Depan Penegak Demokrasi) Indonesia mengapresiasi hasil survei Lembaga Survei Indikator Politik Indonesia (Lipsi) yang menyatakan tingkat kepercayaan publik terhadap Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mengalami peningkatan.
Survei tersebut berangkat dari periode Februari-Maret 2023. Hasilnya, tingkat kepercayaan publik pada Polri meningkat dan berada di angka 70,8 persen.
Sebelumnya, pada Desember 2022, kepercayaan publik pada Polri hanya sebesar 66,5 persen.
Survei terkait tingkat kepercayaan terhadap lembaga yang dilakukan pada 9-16 Februari 2023. Berdasarkan pola tingkat trust (kepercayaan) terhadap lembaga secara umum stabil atau bahkan meningkat secara proporsional.
Baca Juga:
PAN Jatim Apresiasi Polri Tingkatkan Kepercayaan Publik
Hal tersebut dicerminkan melalui dilaksanakannya sidang yang di gelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan terhadap saudara Ferdi Sambo tanpa adanya intervensi Polri. Hal tersebut menunjukan bahwa Polri profesional dan dapat dipercaya. Polri sebagai salah satu dari Bhayangkara Negara dalam bidang keamanan.
Meski mengalami kenaikan, Polri diketahui harus tetap bekerja keras. Pasalnya, Polri menduduki peringkat ketiga paling bawah, di atas DPR dan Partai Politik.
“Ketegasan Kapolri sangat-sangat harus diapresiasi, membawa Polri dari tingkat kepercayaan publik yang rendah sekali menjadi setinggi seperti sekarang,” kata Ketua Umum Gadapaksi Indonesia Soni Sumarsono Suryonegoro, Rabu (29/3/2023).
Baca Juga:
PBNU Apresiasi Meningkatnya Kepercayaan Publik kepada Polri
“Apresiasi tinggi bagi Polri yang berani menyadari ada yang tidak beres dalam instansinya beberapa waktu lalu, dan langsung inisiatif berbenah dan konsisten memperbaiki diri,” lanjut Soni.
Menurutnya Polri harus terus berbenah bersama rakyat untuk memastikan Penegakan hukum dan penindakan hukum yang berkeadilan dan Lembaga Survei Indikator Politik Indonesia serta mampu menghadirkan rasa keadilan didalam masyarakat, rakyat, bangsa, dan negara Indonesia. [uci/beq]






