Ponorogo (beritajatim.com) – Dalam upaya mencari bibit atlet baru, Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Pengurus Kabupaten (Pengkab) Ponorogo menggelar kejuaraan kabupaten (kejurkab) panjat tebing tahun 2024. Kegiatan ini rutin diadakan setiap tahunnya, dengan tujuan melahirkan atlet-atlet panjat tebing yang profesional dari bumi reog. Hal itu, dinilai tak terlalu berlebihan, mengingat panjat tebing merupakan salah satu cabang olahraga (cabor) unggulan di bumi reog.
“Dengan menggelar kejurkab ini, kami ingin menjaring sebanyak-banyaknya atlet baru dari Ponorogo yang memiliki potensi besar,” kata Ketua Ketua FPTI Pengkab Ponorogo, Relelyanda Solekha, Minggu (21/07/2024).
Setiap tahunnya, Lely sapaan akrab Relelyanda Solekha itu, mengungkapkan bahwa atlet panjat tebing Ponorogo selalu berhasil menyumbangkan medali emas di berbagai ajang. Baik itu ajang kejuaraan provinsi (kejurprov) maupun kejuaraan daerah (kejurda). Hal ini menunjukkan konsistensi dan kualitas tinggi atlet-atlet panjat tebing dari Ponorogo.
“Atlet panjat tebing dari Ponorogo juga ada yang dipanggil untuk mewakili Provinsi Jawa Timur di kejuaraan nasional,” ujar Relelyanda yang juga seorang anggota DPRD Ponorogo itu.
Pada kejurkab kali ini, kategori yang dipertandingkan adalah kelas pemula, mencakup tingkat SD hingga SMA. Pemenang dari kejurkab ini, nantinya akan mendapatkan pembinaan intensif untuk dibentuk menjadi atlet panjat tebing profesional.
“Kejuaraan ini merupakan langkah awal untuk menemukan dan membina atlet-atlet muda berbakat yang nantinya bisa mengharumkan nama Ponorogo di tingkat nasional dan harapannya juga tingkat internasional,” pungkasnya. (end/but)






