Surabaya (beritajatim.com) – Pemandangan menarik terlihat di sejumlah sudut Kota Surabaya jelang Pilwali 2020. Muncul spanduk yang berisi tentang penjaringan walikota ‘gila’ untuk memimpin Surabaya.
Spanduk ini terpampang di puluhan tempat di Surabaya. Di antaranya, perempatan Jalan Ngagel Jaya, Jalan Dharmahusada Indah, Stasiun Pasar Turi, Jalan Kenjeran, Jalan Margomulyo, Jalan Banyu Urip dan Jalan Kedungdoro.
Spanduk ini cukup menjadi perhatian masyarakat, karena spanduk terbilang kreatif dan belum pernah ada. Dalam spanduk tersebut terdapat logo Forum RT/RW Surabaya selaku pemasang spanduk penjaringan walikota.
Juru bicara Forum RT/RW Surabaya, Heru Purnomo saat dikonfirmasi membenarkan, jika pihaknya yang telah memasang spanduk ini.
[berita-terkait number=”5″ tag=”pilwali-surabaya”]
Surabaya adalah kota besar, kota hebat yang memiliki potensi dan banyak sumber daya manusia yang melimpah. Banyak melahirkan pemimpin besar di tingkat nasional maupun domestik.
“Hanya mereka tidak memiliki kesempatan dan ruang untuk mengeksploitasi diri untuk ikut berpartisipasi membangun kota. Nah, forum RT/RW ini ingin menjaring orang-orang ‘gila’ agar berani maju, keluar dari zona nyaman untuk kota Surabaya,” tegas Ketua RT 9/RW 3 Kelurahan Kedungdoro, Kecamatan Tegalsari ini, Jumat (16/8/2019).
“Spanduk ini disebar untuk menjaring calon calon pemimpin, orang-orang hebat dan ‘gila’ di Surabaya. Surabaya pusatnya orang ‘gila’ dan bonek,” imbuhnya.
Heru menjelaskan, gila dalam hal ini adalah pemimpin luar biasa yang bisa mendobrak sekat untuk memajukan Kota Surabaya. Sosoknya harus kreatif, inovatif dan produktif di berbagai bidang. “Dia harus melebihi Bu Risma, Bambang DH, Cak Narto dan Pak Purnomo Kasidi,” tukasnya.
Pihaknya tidak ingin menentukan siapa kandidat walikota tersebut. Itu karena merupakan ranah warga Surabaya dan partai politik. “Kami hanya akan menjaring orang-orang hebat di Surabaya,” pungkasnya. (tok/kun)






