Malang (beritajatim.com) – Fakultas Kedokteran Universitas Islam Malang (Unisma) kembali mencetak prestasi membanggakan dalam kelulusan Uji Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Dokter (UKMPPD) 2024. Dengan persentase kelulusan mencapai 98,6%, FK Unisma menempati posisi keempat terbaik nasional dari total 87 fakultas kedokteran di Indonesia.
“Pada tahun ini kita mengirimkan 81 peserta, yang one shoot sekali lulus ada 80 orang. Persentase kelulusan kita adalah 98,6% di tahun 2024. Itu adalah posisi keempat terbaik se-Indonesia,” ungkap Dekan FK Unisma, dr. Rahma Triliana, M.Kes., Ph.D, dalam sambutannya pada acara Baiat Dokter Muslim ke-40, Sabtu (11/1/2025).
Capaian ini mencerminkan keunggulan FK Unisma dalam memberikan pendidikan kedokteran berkualitas yang berfokus pada penguasaan akademik dan pembentukan karakter Islami. Dr. Rahma menyebut bahwa keberhasilan ini merupakan hasil dari kerja keras seluruh civitas akademika, dukungan orang tua, serta semangat mahasiswa yang luar biasa.
“Kami tidak hanya mencetak dokter yang kompeten secara medis, tetapi juga membentuk karakter mereka sebagai dokter muslim yang menjunjung tinggi nilai etika dan moral,” tambahnya.
Rektor Unisma, Prof. Drs. H. Junaidi, M.Pd, Ph.D, juga menyampaikan kebanggaannya terhadap prestasi FK Unisma yang terus menunjukkan kualitas pendidikan yang unggul.
“Keberhasilan ini adalah hasil sinergi antara institusi, mahasiswa, dan dukungan orang tua. Dengan kualitas ini, FK Unisma tidak hanya menjadi kebanggaan kampus, tetapi juga Indonesia,” ujar Prof. Junaidi.
Daya Saing Nasional dan Internasional
Prestasi FK Unisma yang berhasil masuk dalam jajaran 5 besar terbaik di Indonesia menegaskan daya saing institusi ini di tingkat nasional. Dengan metode pendidikan yang menggabungkan kurikulum modern dan nilai-nilai Islam, FK Unisma terus menunjukkan kemampuannya menghasilkan lulusan yang siap bersaing di tingkat global.
Dalam acara baiat tersebut, Rektor juga menitipkan pesan kepada para lulusan untuk menjaga nama baik almamater. “Jadilah pemimpin komunitas yang membawa nilai-nilai Islam di mana pun kalian berada. Jaga nama baik Unisma dan teruslah menyebarkan kebaikan,” kata Prof. Junaidi.
Dr. Rahma pun mengingatkan para lulusan untuk memanfaatkan ilmu yang telah diperoleh dengan penuh tanggung jawab. “Capaian ini adalah awal dari perjalanan baru. Jadilah dokter yang tidak hanya menyembuhkan fisik, tetapi juga membawa kebaikan bagi komunitas,” tambahnya.
Dengan keberhasilan ini, FK Unisma terus memperkuat posisinya sebagai salah satu institusi pendidikan kedokteran terkemuka di Indonesia, sekaligus menjadi inspirasi bagi fakultas kedokteran lain dalam mengintegrasikan pendidikan berkualitas dan nilai-nilai spiritual. [dan/aje]






