Malang (beritajatim.com) – Fakultas Kedokteran Universitas Islam Malang (Unisma) kembali mencuri perhatian dengan pelaksanaan Baiat Dokter Muslim ke-40 pada Sabtu (11/1/2025) di Auditorium Prof. Dr. KH. M. Tolchah Hasan. Acara ini tidak hanya menandai kelulusan para dokter baru, tetapi juga menegaskan komitmen FK Unisma dalam mencetak tenaga medis yang unggul dan berkarakter Islami.
Rektor Unisma, Prof. Drs. H. Junaidi, M.Pd, Ph.D, dalam pidatonya menyampaikan bahwa lulusan FK Unisma memiliki keunikan tersendiri. Salah satunya dengan pembentukan karakter dokter muslim yang menjadi ciri khas mereka.
“Kami berharap para lulusan tidak hanya menjadi dokter profesional, tetapi juga pemimpin komunitas yang membawa nilai-nilai Islam di setiap langkahnya,” ujar Prof. Junaidi.
Prestasi FK Unisma di tahun 2024 menjadi sorotan utama. Fakultas ini berhasil meluluskan 100% mahasiswanya dalam Uji Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Dokter (UKMPPD).
“Prestasi ini menempatkan FK Unisma di jajaran 5 besar fakultas kedokteran terbaik di Indonesia, dari total 87 fakultas kedokteran yang ada,” ungkap Rektor.
Dalam sambutannya, Prof. Junaidi berpesan kepada para dokter baru untuk menjaga nama baik almamater.
“Jadilah teladan dan sebarkan nama baik Unisma di mana pun kalian berada. Dokter muslim lulusan FK Unisma adalah pemimpin komunitas yang membawa harapan baru bagi masyarakat,” tutupnya.
Dekan Fakultas Kedokteran, dr. Rahma Triliana, M.Kes., Ph.D, menekankan pentingnya pendidikan berbasis nilai Islam yang ditanamkan selama masa studi. Dokter muslim lulusan FK Unisma tidak hanya berkompeten secara medis, tetapi juga menjunjung tinggi etika dan prinsip Aswaja.
“Karakter ini adalah identitas yang membedakan kami dengan FK dari perguruan tinggi lainya,” jelasnya.
Sejauh ini yang dibaiat pada periodei XL adalah angkatan sebagian besar 2017, dan sebagian lagi 2018. Dekan menjelaskan angkatan 2017 dan 2018 sudah lulus 100% dari FK Unisma.
“Pada tahun ini kita mengirimkan 81 peserta, yang one shoot sekali lulus ada 80 orang. Persentase kelulusan kita adalah 98,6 % di tahun 2024. Itu adalah posisi keempat terbaik se Indonesia,” ujar Dekan.
Acara baiat kali ini juga diwarnai dengan cerita inspiratif dari dua mahasiswa terbaik, Hafid Nur Hak dan Rizky, yang berhasil menyelesaikan studi dalam waktu 7 semester. Mereka menjadi bukti nyata dedikasi tinggi dan dukungan sistem pendidikan yang unggul di FK Unisma.
Dekan FK Unisma juga mengungkapkan kebanggaannya atas capaian luar biasa pada Uji Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Dokter (UKMPPD) 2024. Terutama karena mahasiswa FK Unisma lulus 100%.
“Prestasi ini menunjukkan bahwa kurikulum kami, yang menggabungkan standar akademik tinggi dan pembentukan karakter Islami, mampu menghasilkan dokter yang kompeten dan unggul,” ujarnya.
Dr. Rahma memberikan pesan mendalam kepada para dokter baru agar menjadi pemimpin komunitas yang membawa manfaat bagi masyarakat. Lulusan FK Unisma harus menjaga nama baik almamater dengan menunjukkan profesionalisme dan akhlak mulia.
“Kami yakin, dokter muslim Unisma akan menjadi inspirasi di mana pun mereka berada,” katanya. Dekan FK Unisma juga menekankan pentingnya kesinambungan pendidikan karakter di institusi ini.
“Kami berkomitmen untuk terus mendidik mahasiswa tidak hanya menjadi tenaga medis yang ahli, tetapi juga sosok yang memiliki prinsip hidup Islami. Hal ini sejalan dengan visi kami untuk mencetak dokter yang tidak hanya menjadi penyembuh fisik, tetapi juga pembawa nilai kebaikan,” tutupnya. [dan/aje]






