Banyuwangi (beritajatim.com) – Kejuaraan bola voli bertajuk Gala Desa memperebutkan Piala Bupati Banyuwangi berlangsung cukup meriah. Tercatat ribuan orang memadati GOR Tawangalun Banyuwangi, yang menjadi venue partai final antar desa tersebut.
Tribun GOR Tawangalun yang berkapasitas sekitar 3.000 orang tersebut penuh dengan penonton.
“Antusiasme penonton yang hadir luar biasa. Meski ramai tapi guyub dan rukun. Olahraga tidak hanya untuk menjaga pola hidup sehat dan prestasi saja, tapi juga kini menjadi lifestyle, seperti voli yang memiliki penggemar tersendiri,” kata Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Sabtu (17/6/2023).
Gala desa ini menjadi wadah untuk pemain dan klub bola voli di desa-desa.
“Di desa-desa banyak diselenggarakan kejuaraan voli. Karena itu kami wadahi dengan menggelar turnamen antar desa, dan menjadi kegiatan yang positif untuk konsolidasi desa,” ungkap Ipuk.
Baca Juga:
Warga Banyuwangi Usia 103 Tahun Berangkat Haji
Di partai final kategori putra, Tim Desa Temurejo, Kecamatan Bangorejo, menghadapi Kelurahan Kertosari. Akhir dari pertandingan itu dimenangkan Desa Temurejo dengan skor 3-1.
Sementara di kategori putri, Tim Desa Bajulmati, Kecamatan Wongsorejo, berhasil merebut juara mengalahkan tim putri Desa Kebaman, Kecamatan Srono, dengan skor 3-1.
“Selamat kepada para juara, semoga ini bisa memacu desa-desa lainnya untuk lebih giat lagi menggalakkan olahraga,” kata Ipuk.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Banyuwangi, Aziz Hamidi menjelaskan, Gala Desa Bola voli ini berlangsung mulai 27 Mei hingga 15 Juni 2023.
Pesertanya adalah tim putra dan putri tingkat remaja hingga dewasa. Total hadiah yang disediakan mencapai Rp50 juta.
Baca Juga:
921 Calon Jemaah Haji Banyuwangi Berangkat ke Tanah Suci
Turnamen ini diawali dengan pertandingan di level kecamatan yang pesertanya adalah tim voli antar desa/dusun dan kelurahan di Banyuwangi. Babak penyisihan ini dilaksanakan pada 27 Mei hingga 10 Juni 2023.
“Pemenang antar desa dan kelurahan ini mewakili kecamatan bertarung di level kabupaten pada babak final, 11-15 Juni,” kata Aziz.
Setter tim Temurejo Dodit Mahendra mengaku bangga dengan kemenangan itu. Terlebih, gala desa menjadi ajang silaturahmi yang baik bagi pecinta olahraga bola voli.
“Alhamdulillah, terimakasih Pemkab Banyuwangi telah mewadahi kami. Hasil ini juga berkat dukungan warga Temurejo yang terus mendukung kami,” ujar Dodit Mahendra (23), setter tim Temurejo. [rin/beq]






