Malang (beritajatim.com) – Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Universitas Islam Malang (Unisma) bakal mengadakan Silaturahmi Nasional (Silatnas) 2023, 8 Juli 2023 mendatang. Agenda untuk regenerasi kepemimpinan yang berlangsung tiga tahun sekali ini dikemas dengan sederhana dan penuh makna di gedung bundar Al-Asyari Unisma.
Ketua IKA-Unisma, Mohammed Nuruddin SPt MP menuturkan bahwa Silatnas ini punya beberapa tujuan penting. Pertama, sebagai bagian dari proses regenerasi kepemimpinan.
“Silatnas ini kami gelar secara periodik selama tiga tahun kepengurusan untuk melakukan proses restrukturisasi kepemimpinan,” ujar pria yang akrab disapa Gus Din ini, Sabtu (1/6/2023).
Selain itu, kata Gus Din, kelembagaan Ika Unisma harus memberikan kontribusi untuk kemajuan kampus Unisma. Salah satunya, dari Silatnas diharapkan ada rekomendasi keterwakilan alumni di kepengurusan yayasan.
“Terutama di wilayah bagian dari ownership karena alumni posisinya sangat strategis dalam pengembangan perguruan tinggi,” tuturnya saat rapat koordinasi.
Baca Juga:
Unisma Malang Salurkan 24 Sapi dan 14 Kambing
Kedua, dari Silatnas ini diharapkan alumni berkontribusi penuh dalam mendukung posisi Unisma menuju Entrepreneur University dan World Class University 2027. Maka ke depan pengembangan program dan penguatan alumni didorong untuk proses ke kewirausahaan tersebut.
Dalam proses regenerasi kepemimpinan, Gus Din berharap ketua IKA Unisma nantinya punya latar belakang pengusaha. “Selama ini kan yang jadi ketua IKA Unisma kalau gak dosen, pejabat negara, atau politisi, dan aktivis. Ke depan itu harus punya latar belakang pengusaha,” jelasnya.
Pihaknya memandang ke depan posisi IKA Unisma semakin strategis, bahkan sedang diusulkan agar ada yang masuk sebagai bagian dari kampus.
“Kita harapkan minimal ditunjuk sebagai anggota dewan pembina untuk menyusun kebijakan dan strategi pengembangan di dalam kampus ini. Alumni harus menjadi bagian dari kepengurusan Yayasan,” tegasnya.
Baca Juga:
Ketua Komisariat PMII Unisma, Nilai PC PMII Kota Malang Sudah Hilang Marwah
Sejauh ini dari data yang terhimpun, alumni Unisma sejak tahun 1981 hingga 2022 berjumlah kurang lebih 60 ribu orang. Para alumni Unisma dari penjuru Indonesia terus berkomitmen untuk memberikan kontribusi terbaik melalui berbagai program strategis yang dicanangkan untuk mendukung kemajuan kampus.
Salah satunya, memberi bantuan beasiswa kepada 50 mahasiswa ketika dilanda pandemi Covid-19. “Sebetulnya yang jangka pendek mencegah siswa putus kuliah dengan memberikan beasiswa. Kemarin itu, kita alokasikan 50 siswa, karena keterbatasan dana, untuk bantuan SPP 1 juta per satu mahasiswa,” pungkas ketua IKA Unisma. [dan/beq]






