Surabaya (beritajatim.com) – Semakin hari tantangan dalam hidup terus berkembang bahkan berbagai masalah kehidupan muncul seiring bertambahnya waktu. Maka dari itu, kita harus mampu menyesuaikan keadaan yang ada. Dari situlah kita dapat mengetahui langkah seperti apa yang harus dipilih.
Ketika kita mampu menyesuaikan keadaan, besar kemungkinan kita mendapatkan hasil, pencapaian atau prestasi. Hanya saja, terkadang tidak semua orang mampu untuk menghadapi tantangan tersebut sehingga mereka mengalami perasaan tertekan, merasa rendah diri, dan putus asa di dalam diri mereka.
Keadaan emosional seperti ini, apabila terus menerus dibiarkan akan berujung pada perasaan depresi, bahkan ada yang namanya depresi terselubung, sesuatu yang jarang kita sadari terjadi.
Apa itu depresi terselubung?
Secara garis besar, depresi terselubung merupakan sebuah gejala perasaan tertekan pada diri seseorang secara keseluruhan, namun masih pada tahap normal. Biasanya orang yang mengalami depresi terselubung cenderung terlihat normal yang berarti tidak menunjukan gejala kelainan jiwa.
Tapi, pada sisi tertentu mereka menampakkan perilaku yang depresif. Sesuai dengan namanya, gejala depresi jenis ini memang tidak terlalu terlihat karena terselubung atau tersembunyi pada perilaku normal dalam kehidupan sehari-hari.
Seseorang yang mengalami gangguan depresi terselubung terkadang sulit bersikap dalam kehidupan sehari-harinya. Tanpa disadari, sebenarnya gangguan ini bukan hanya menghambat dirinya saja. Namun, secara tidak langsung berdampak pada keadaan lingkungan sekitarnya apalagi ketika fase depresifnya muncul.
Jika keadaan ini terus menerus dibiarkan, maka suatu saat akan berpengaruh pada kepribadian yang mengalami gangguan bahkan bukan sesuatu yang mustahil menjadi depresi yang sebenarnya.
[berita-terkait number=”5″ tag=”stress”]
Inilah bukan sesuatu hal baik untuk perkembangan diri seseorang dan lingkungan sekitarnya bahkan dalam konteks yang lebih luas tentu saja akan berdampak pada kehidupan masyarakat secara keseluruhan.
Maka dari itu, masalah mengenai depresi terselubung bukan sesuatu yang dapat dianggap sepele. Pasalnya, masalah ini akan berpengaruh pada berbagai pihak sehingga memerlukan pencegahan dan pengobatan.
Gejala dari masalah depresi ini samar-samar bahkan lebih sering dialami oleh orang normal, maka dari itu sulit untuk menganalisisnya. Hanya saja, kita perlu untuk lebih terbuka dengan orang yang memahami dengan baik masalah ini dan mampu membantu mengatasinya. (PRD/ian)






