Jember (beritajatim.com) – Sejumlah dosen Fakultas Hukum Universitas Jember di Kabupaten Jember, Jawa Timur, menerbitkan buku bunga rampai berjudul Perspektif Yuridis Wawasan Kebangsaan: Pendekatan Konseptual dan Kontekstual.
Buku ini memuat antara lain pemikiran Dominicus Ratto, Gautama Arundhati, Al Khanif, Godeliva Ayudyana dan Y.A. Triana Ohoiwutun. Anggota DPRD Jawa Timur Hari Putri Lestari ikut menyumbangkan sebuah tulisan. Sekertaris Senat Universitas Jember Fendi Setyawan memuji penerbitan buku itu.
Menurut Fendi, saat ini Indonesia menghadapi lima ancaman besar yang berpotensi mengusik wawasan kebangsaan. “Pertama ancaman lemahnya pemahaman akan Pancasila. Kedua, menguatnya eksklusivisme dalam berbagai bentuk seperti eksklusivisme berbasis agama atau suku. Ketiga melebarnya kesenjangan sosial. Ancaman selanjutnya adalah lemahnya pelembagaan Pancasila, dan minimnya contoh baik dan sikap ketauladanan di masyarakat,” katanya sebagaimana dilansir Humas Unej, Selasa (13/12/2022).
[berita-terkait number=”3″ tag=”universitas-jember”]
“Salah satu kewajiban konstitusional anggota DPRD Jawa Timur adalah menjaga dan mengamankan keutuhan NKRI. Di antaranya dengan menyosialisasikan konsep wawasan kebangsaan kepada segenap warga Jawa Timur,” kata Dekan FH Unej Bayu Dwi Anggono.
Bayu berharap buku Perspektif Yuridis Wawasan Kebangsaan: Pendekatan Konseptual dan Kontekstual itu bisa menjadi sumber pegangan bagi anggota DPRD Jawa Timur. “Juga bagi pihak lain dalam mengembangkan dan menyosialisasikan konsep wawasan Kebangsaan,” katanya.
Kepala Bagian Persidangan dan Peraturan Perundang-undangan DPRD Jawa Timur, Sri Nurwidayati meminta buku ini segera disusul buku selanjutnya yang lebih aplikatif. Dengan demikian kalangan praktisi lebih mudah menerapkannya dalam keseharian. “Banyak tulisan masih berupa konsep yang memerlukan contoh agar bisa lebih mudah diaplikasikan,” katanya. [wir/suf]






