Surabaya (beritajatim.com) – Mimpi ketiga pemain Timnas Indonesia U-23, enam tahun silam akan menjadi kenyataan. Hal ini diceritakan oleh Fakhri Husaini, mantan Pelatih Ernando Ari, Komang Teguh, dan Bagas Kaffa di Timas Indonesia U16.
Menurut Fakhri, di tahun 2018 silam ketika mereka bertiga bergabung dalam Timnas U16, ia pernah memberikan kesempatan kepada anak asuhnya unguk membuat target pribadi di atas sebuah papan jika Timnas Indonesia ingin lolos pada Olimpiade Paris.
“Saya bangga pada mereka, di mana ketiga pemain ini seperti Bagas, Ernando dan Komang sebelumnya sudah membuat target pribadi mereka menargetkan bisa membawa Timnas Indonesia lolos di Olimpiade Paris,” ucap Fakhri, Minggu (28/4/2024).
Fakhri Husaini, berucap syukur akan pencapaian para pemain yang sebelumnya ia sangat mengetahui kualitas mereka, bahkan ia menceritakan tugas membuat impian pribadi ini saat menjelang AFC Cup U17 di Malaysia tahun 2018.
“Saat itu saya bersama staf pelatih dan psikolog membuat sesi kelas untuk semua pemain, untuk menggali potensi diri serta ingin mengetahui cita-cita, keinginan dan harapan mereka dimasa depan,” kenang Fakhri.
Saat sesi itu, semua pemain menulis di selembar kertas karton putih tentang keinginan, cita-cita, harapan dan doanya.
“Salah satu harapan yang ditulis Ernando Cs saat itu adalah tampil di Olimpiade Paris 2024. Kini tinggal selangkah lagi harapan mereka terwujud. Saya mendoakan semoga apa yang mereka tulis 2018 dapat terwujud 2024,” beber Fakhri.
Fakhri menjelaskan perkembangan keempat anak asuhnya sudah berkembang dengan pesat. “Kita tahu pada laga terakhir melawan Korea Selatan semua pemain Timnas Indonesia cukup bagus yang memiliki etos kerja cukup baik, dengan kondisi ini membuat saya cukup bangga pernah melatih keempatnya,” jelasnya.
Dari keempat anak asuhnya tersebut, hanya Bagas yang belum mendapatkan kesempatan bermain diajang internasional tersebut.
“Tapi saya tetap bangga dimana mereka bisa berkembang dengan pesat serta demi kemajuan sepakbola Indonesia,” jelas Fakhri.
Direktur teknik akademi ini senang melihat penampilan Ernando Ari yang berhasil menepis tendangan Korea Selatan. “Ernando menjadi Man of the Match dalam laga 8 besar, adalah hal yang pantas dan layak, melihat banyaknya penyelamatan yang dilakukan sepanjang laga, termasuk penyelamatan dalam adu penalti,” ucap Fakhri.
Fakhri yakin penampilan yang konsisten seperti melawan Yordania dan Korea Selatan, Indonesia bisa lolos ke Olimpiade Paris. “Saya yakin semua Indonesia bisa lolos ke Olimpiade Paris kalau bermain konsisten seperti laga sebelumnya,” tegasnya. (way/ian)






