Jember (beritajatim.com) – Calon bupati Faida merangkum keunggulan Kabupaten Jember, Jawa timur dalam 4 C yakni Coffee, Cocoa, Cigarette, Culture atau kopi, coklat, rokok, dan budaya. Produk pertanian Jember dinilainya sudah menembus pasar internasional.
“Hulu dan hilirnya perlu dikembangkan sebagai kekuatan ekonomi rakyat,” kata Faida dalam debat kandidat pemilihan kepala daerah Kabupaten Jember putaran pertama di Studio JTV, Surabaya, Minggu (15/11/2020) malam. Debat mengambil tema “Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat dan Memajukan Daerah di Tengah Pandemi Covid 19″.
[berita-terkait number=”4″ tag=”jember”]
Dalam hal kultur, menurut Faida, Jember memiliki kegiatan berskala internasional dan budaya unik yang jadi satu kesatuan miniatur Indonesia. “Pariwisata di Jember dapat dikembangkan menjadi pariwisata reliji dan edukasi. Kekuatan Jember di UMKM. Kita akan bawa 10 ribu UMKM dengan dukungan modal bantuan usaha dan kita akan membawa seribu produk unggulan UMKM Jember go nasional, sebagai satu keunggulan dan kebanggaan Jember,” katanya.
Calon wakil bupati Dwi Arya Nugraha Oktavianto menegaskan perlunya UMKM mengikuri revolusi industri 4.0. “Era digitalisasi harus kita tingkatkan dan harus kita capai. Kita mulai dengan UMKM. UMKM di masa krisis pandemi mengalami kesulitan berjualan. Solusi online salah satunya. Kita akan bekerjasama dengan e-commerce – e-commerce terbaik seperti Tokopedia, BukaLapak, Shopee, untuk penyelamatan usaha mikro Jember,” katanya. [wir/but]






