Magetan (beritajatim.com) – Tiga Search and Rescue Unit (SRU) yang berangkat mengevakuasi jenazah Kaderi (70) warga Desa Gonggang, Poncol, Magetan. Mereka tak butuh waktu berjam-jam untuk membawa turun jenazah yang ditemukan di Pasar Dieng Gunung Lawu, masuk Desa Ngancar, Plaosan, Magetan.
Meski perkiraan evakuasi memakan waktu empat jam, rupanya para relawan, BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah), dan TNI, Polri bekerja lebih cepat. “Kondisi cuaca di atas cerah. Kami memperkirakan waktu empat jam sudah paling cepat. Tapi, ini tak perlu makan banyak waktu,” terang Hendrik, relawan sekaligus warga setempat, Rabu (8/9/2021).
[berita-terkait number=”4″ tag=”gunung-lawu”]
Hendrik mengungkapkan bahwa tak ada kendala lain yang dihadapi para relawan gabungan. Hanya saja untuk kabar kerap simpang siur karena keterbatasan signal bagi petugas yang ada di kawasan puncak Gunung Lawu.
“Termasuk kami awalnya tidak bisa memastikan bagaimaan kondisi korban meninggal di kawasan atas itu. Namun, bagaiamanapun harus tetap dievakuasi karena sudah meninggal. Dan pihak keluarga tak bisa melakukan evakuasi sendiri,” katanya. [fiq/suf]






