Sampang (beritajatim.com) – Tim gabungan dari BPBD Kabupaten Sampang dan agen BPBD Jawa Timur berhasil mengevakuasi seekor sapi milik warga yang terperosok ke dalam sumur di Dusun Larangan, Desa Gulbung, Kecamatan Pengarengan, Kabupaten Sampang pada Kamis (9/4/2026). Proses penyelamatan yang berlangsung selama hampir empat jam tersebut berjalan dramatis hingga akhirnya hewan ternak tersebut berhasil dikeluarkan dalam kondisi selamat pada pukul 09.45 WIB.
Insiden ini pertama kali diketahui sekitar pukul 06.00 WIB oleh istri pemilik sapi, Soleh (56), saat hendak memeriksa kondisi ternak di kandang. Istri korban terkejut mendapati dua ekor sapi miliknya telah hilang dari tempatnya, yang kemudian memicu pencarian di sekitar area pemukiman dan persawahan.
Dalam pencarian tersebut, satu ekor sapi ditemukan sedang berkeliaran di area persawahan, sementara satu ekor lainnya ditemukan dalam posisi terjepit di dalam lubang sumur di sekitar lokasi kejadian. Mengetahui situasi yang sulit, pihak keluarga segera menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Sampang untuk meminta bantuan teknis.
Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Sampang, Mohammad Hosin, menjelaskan bahwa koordinasi antarinstansi dilakukan karena memerlukan peralatan khusus guna menarik beban berat dari kedalaman sumur. Pihak Damkar kemudian meneruskan laporan tersebut kepada BPBD untuk melakukan aksi evakuasi gabungan.
“Karena keterbatasan peralatan, Damkar kemudian berkoordinasi dengan kami untuk melakukan evakuasi,” ujar Mohammad Hosin saat memberikan keterangan terkait kronologi penyelamatan tersebut pada Kamis (9/4/2026).
Setibanya di lokasi, Tim BPBD bersama Agen BPBD Jawa Timur langsung melakukan asesmen lapangan dan memasang peralatan tripod serta sistem tali katrol. Metode penarikan dilakukan secara perlahan dan hati-hati dengan dukungan gotong royong dari warga setempat agar tidak mencederai fisik sapi yang terjebak di ruang sempit tersebut.
Upaya intensif petugas di lapangan membuahkan hasil setelah dilakukan penarikan sistematis menggunakan peralatan pendukung. Sapi berukuran besar tersebut akhirnya bisa diangkat kembali ke permukaan tanah dengan pengawasan ketat dari tim medis hewan dan petugas keamanan.
“Setelah upaya evakuasi yang melibatkan petugas dan masyarakat setempat, sapi berhasil dikeluarkan dari dalam sumur pada pukul 09:45 Wib,” ungkap Hosin menjelaskan keberhasilan operasi penyelamatan tersebut.
Kondisi sapi dilaporkan stabil dan tidak mengalami luka serius meskipun sempat terjebak di dalam air dan ruang sempit selama beberapa jam. BPBD Sampang mengimbau para pemilik ternak untuk lebih waspada dan memastikan keamanan area kandang serta menutup sumur yang terbuka guna mencegah insiden serupa terulang kembali.
“Beruntung, sapi tersebut berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat,” pungkas Hosin. [sar/ian]






