Malang (beritajatim.com) – Entrepreneurship Training Unit Politeknik Negeri Malang (ETU Polinema) melakukan sosialisasi pengenalan board game do it start a business dan dan workshop penguatan produk bisnis bersama inkubator bisnis ETU Polinema di SMK Negeri (SMKN) 12 kota Malang. Kegiatan ini dilakukan oleh lima mahasiswa tim wirausaha dan beberapa dosen peneliti.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh Kepala UPA Pengembangan Karir dan Kewirausahaan Polinema, Ayu Sulasari, SE., MM. dan Dr. Dra. Anik Kusmintarti, M.M. Mahasiswa tim wirausaha Polinema menjadi pemandu Board Game.
Dr. Dra. Anik Kusmintarti, MM., menjelaskan bahwa board games adalah papan permainan untuk media pembelajaran agar memahami bisnis dan dapat mengakses level karakter wirausaha pemain. Komponen adalah lembaran persegi seperti papan yang bahannya bisa bermacam-macam.
“Umumnya bahannya terbuat dari karton tebal. Monopoli, Catur, Ludo, Halma, Ular Tangga adalah beberapa contoh board game yang sudah dikenal,” ungkap dosen polinema ini.
Tujuannya agar pemain dapat memahami bisnis sehingga bisa memotivasi agar bisa lebih baik. Tujuan ini menjadi prioritas bagi peserta untuk agar dapat memunculkan pemikiran baru.

“Yang terpenting adalah sosial maintain bagaimana kita membangun kerjasama dan membangun tim,” lanjut Anik Kusmintarti. Acara pengabdian ini sudah berlangsung beberapa hari lalu.
Ayu Sulasari, SE., MM. berharap media pembelajaran Board Game kedepan bisa dikembangkan juga ke sekolah lain. Board Game sangat bermanfaat sebagai media pembelajaran untuk memahami bisnis dan mengakses level karakter wirausaha, pemain juga dapat menilai karakter wirausaha.
Sementara itu, kepala SMK 12 Malang, Drs. Suryanto M.Pd., mengatakan salah satu hal yang harus dilakukan oleh lulusan SMK, selain bekerja dan melanjutkan studi adalah berwirausaha. Siswa antusias ikut agenda Polinema ini.
BACA JUGA:
59 Ribu Siswa Lulusan SMA/SMK di Jatim Lolos Masuk Kampus Negeri
“Saya berharap semoga memunculkan jiwa wirausaha dan sesuai dengan program kami karakter dan pembentukan karakter. Saya harapan agar kedepan guru di SMKN 12 Malang ini dapat mengikuti sosialisasi board hame dan mempraktekkan kegiatan tersebut di sekolah,” ujarnya.
Salah satu Siswa siswa kelas 10 Jurusan Akuntansi SMKN 12 Malang merasa board ini membantu dalam mengembangkan jiwa wirausaha. “Board Game ini menurut saya sangat seru dan memotivasi saya untuk selalu semangat mengembangkan wirausaha yang saya punya,” ungkap Firda Aulia. [dan/but]






