Mojokerto (beritajatim.com) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mojokerto menerima Kirab Maskot Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024 di Lapangan Paseban Agung, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto. Kabupaten Mojokerto menerima Kirab Maskot dari KPU Kabupaten Jombang.
Acara ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan KPU Provinsi Jawa Timur yang akan berkeliling di 38 kota/kabupaten seluruh Jawa Timur.
Kirab Maskot ini dimulai dengan penerimaan dari KPU Kabupaten Jombang, menjadikan Kabupaten Mojokerto sebagai kota ke-17 dalam perjalanan kirab ini. Maskot yang diusung dalam kirab adalah ‘Si Jali’, yang merupakan akronim dari “Jatim Memilih untuk Pilgub Jatim”, dan ‘Si Galih’, akronim dari “Si Warga Memilih untuk Pilbup Mojokerto”.
Penerimaan Kirab Maskot Pilkada Serentak 2024 dari KPU Kabupaten Jombang ke KPU Kabupaten Mojokerto tersebut mengambil rute dari Lapangan Trawas menuju Lapangan Paseban Agung. Kirab Maskot dimeriahkan Trawas Fashion Carnival, seni bantengan, tari tradisional dan parade kuda.
Pemberangkatan kirab dipimpin Divisi Sosialisasi Pendidikan, Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan Sumber Daya Manusia (SDM), KPU Kabupaten Mojokerto, Muslim Bukhori. Serah terima ditutup dengan penandatangan komitmen Pilkada Damai yang dilakukan oleh Forkopimda dan perwakilan partai politik (parpol)
Serta penampilam flashmob yang dilakukan oleh Panitia Pemungutan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) se-Kabupaten Mojokerto. Niken Salindry, sinden asal Kediri menjadi bintang tamu dalam Kirab Maskot tersebut.
Ketua KPU Kabupaten Mojokerto, Afnan Hidayat mengatakan, Kirab Maskot merupakan bagian dari rangkaian kegiatan KPU Provinsi Jatim yang akan berkeliling di 38 kota/kabupaten yang ada di Provinsi Jawa Timur. Ada dua jalur yang dilewati Kirab Maskot, jalur satu dari Sumenep dan jalur dua dari Pacitan.

Selama tiga hari di Kabupaten Mojokerto, lanjut Afnan, Kirab Maskot akan diperkenalkan kepada masyarakat dengan target pemilih pemula. Sehingga dalam tiga hari kedepan, Kirab Maskot akan berkeliling ke sejumlah sekolah yang ada di wilayah Kutorejo, Pacet, Dlanggu, Sooko dan sekitarnya.
“Tujuan dari Kirab Maskot tersebut sebagai sarana pendidikan pemilih, sosialisasi partisipasi masyarakat dan sarana intregrasi keberagaman budaya yang ada di Jawa Timur. Setelah dari Kota Mojokerto akan berakhir di Surabaya, puncaknya baik dari jalur satu maupun jalur dua pada tanggal 12 Oktober,” jelasnya.
Sementara itu, Divisi SDM KPU Jatim, Eka Wisnu Wardana menambahkan, kirab maskot tersebut merupakan sarana integrasi budaya. Dalam kirab tersebut menunjukkan keberagaman budaya yang mencerminkan pesta demokrasi sebagai milik semua pihak, bukan hanya KPU dan Bawaslu saja.
“Kami mengajak masyarakat Mojokerto menjadi pemilih cerdas dengan menggunakan hati nurani dan logika dalam menentukan nasib Mojokerto dan Jawa Timur lima tahun ke depan,” ajaknya.
Turut hadir Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Mojokerto, KPU Provinsi Jatim, KPU Jombang, Bawaslu Mojokerto, Kodim 0815, Kapolres Kabupaten/Kota Mojokerto, Ketua DPRD, Kejaksaan Negeri, Pengadilan Negeri Mojokerto, serta Forkopimda dan Forkopimca. [tin]
![Estafet, Kirab Maskot Pilkada Serentak 2024 Jalur II Tiba di Kabupaten Mojokerto Ketua KPU Kabupaten Mojokerto, Afnan Hidayat bersama 'Si Jali' dan 'Si Galih'. [Foto : Misti/beritajatim.com]](https://beritajatim.com/wp-content/uploads/2024/10/VideoCapture_20241002-204422_50asPtmz6S-1024x576.jpeg)





