Mojokerto (beritajatim.com)— Tongkat komando di Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Mojokerto resmi berganti. Momen serah terima jabatan (sertijab) yang digelar di Ruang Vidcon Polres Mojokerto ini bukan sekadar pergantian nama, tetapi juga penegasan bahwa tugas penegakan hukum terus berjalan dengan semangat baru.
Kapolres Mojokerto, AKBP Ihram Kustarto secara langsung memimpin upacara sertijab dari AKP Nova Indra Pratama kepada penggantinya, AKP Fauzy Pratama. Prosesi ini menjadi bagian dari dinamika internal Polri yang bertujuan menjaga kesinambungan fungsi dan kualitas pelayanan publik di bidang kriminalitas.
Pergantian kepemimpinan di Satreskrim ini membawa harapan baru di tengah tantangan kamtibmas yang terus berkembang. AKP Nova Indra yang selama ini dikenal sigap dalam penanganan kasus-kasus menonjol, akan melanjutkan tugasnya di lingkungan Polda Jatim.
Sementara itu, AKP Fauzy Pratama yang sebelumnya menjabat sebagai Kasat Reskrim Polres Kediri diharapkan mampu memperkuat langkah-langkah penegakan hukum di wilayah Kabupaten Mojokerto. Dalam sambutannya, Kapolres menekankan pentingnya kesinambungan program dan adaptasi cepat terhadap dinamika wilayah.
Kapolres juga menyampaikan apresiasi atas dedikasi AKP Nova dan menyambut penuh optimisme terhadap semangat baru yang dibawa oleh AKP Fauzy. “Penegakan hukum harus terus berlanjut, tanpa jeda. Kepada pejabat baru, segera lakukan penyesuaian, lanjutkan apa yang telah baik, dan tingkatkan sinergi dengan masyarakat,” ungkapnya, Jumat (11/7/2025)
Rotasi ini menjadi pengingat bahwa tugas melindungi dan mengayomi masyarakat membutuhkan regenerasi yang sehat dan berkelanjutan. Dengan rekam jejak dan latar belakang akademik yang kuat, AKP Fauzy membawa harapan untuk meningkatkan efektivitas pemberantasan kriminalitas. Khususnya pada kasus-kasus kejahatan konvensional maupun kejahatan siber yang kini kian kompleks. [tin/kun]






