Jakarta (beritajatim.com) – Ketua Umum PSSI Erick Thohir menegaskan bahwa federasi panjang menjadi cengeng atau manja untuk urusan pendadaan. Meski ia mengakui butuh dana besar untuk mengurus sepak bola.
Menurut Erick, Presiden RI Joko Widodo sebenarnya telah bertanya mengenai apa yang bisa dibantu pemerintah untuk memajukan sepak bola di Tanah Air.
“Saya bilang pendanaan. Tetapi saya juga tidak mau PSSI cengeng. Saya meyakinkan bahwa misalnya pemerintah memberikan sekian, PSSI juga berusaha mendapatkan dana yang sama,” kata Erick kepada awak media di Jakarta, Minggu (18/2/2024).
Sejak menjadi nakhoda PSSI, Erick berusaha membawa perubahan ke sepak bola nasional. Salah satunya dengan upaya penerapan Video Assistant Referee (VAR) di kompetisi Liga 1.
Selain itu, Erick juga berhasil melobi FIFA agar Indonesia ditunjuk sebagai tuan rumah pelaksanaan Piala Dunia U-17 pada tahun lalu. Saat ini ia mmeasang target masuk 100 besar ranking FIFA.
“Kalau mau punya tim nasional yang bagus, angkanya bisa Rp250 sampai Rp500 miliar. Jepang kurang lebih Rp3,4 triliiun. Jauh kita. Negara-negara seperti Vietnam, Thailand, sudah di angka Rp1 triliun,” terangnya. [faw/but]






