Surabaya (beritajatim.com) – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) masih belum diperbolehkan dipakai untuk pertandingan pramusim jelang liga 1 dalam waktu dekat.
Eri menyebut stadion GBT masih dalam tahap perbaikan atau renovasi stadion. Terutama, saat ini penyulaman lapangan rumput lapangan GBT masih belum selesai.
“Penyulaman rumput belum selesai molor yang GBT. Molornya karena penyulaman itu, Nanti kalau sudah selesai, dipakai, ngapain ndak dipakai,” kata Eri di Pasat Turi Baru, Jumat (5/5/2023).
Apalagi, GBT sekaligus dua lapangan pelatihan yakni Lapangan Thor dan Stadio 10 November itu masih dalam tupoksi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kementerian PUPR). Sehingga, Pemkot Surabaya hanya menunggu serah terima dari Kementerian PUPR agar GBT bisa digunakan kembali.
“Setelah dikerjakan dikoreksi sama pemeriksa, baru bisa serah terima. Menteri Punya, bebannya disana. Aku ga isok lapo-lapo, sakjane kepingin aku iki, kepingin jrong,” ujar.
Ia pun berharap dan mengupayakan Stadion GBT bisa digunakan pertandingan kembali. “Boleh (main di GBT), nanti diupayakan. Boleh, yang pasti saya ingin. Tapi kontrakan ada di Menteri PUPR,”tuturnya.
“Aku ya kepingin Persebaya main lah. Mugo-mugo isok, kalau pra musime bulan Juli, bulan Juni dongakno wong Suroboyo kabeh isok digawe,” katanya.
BACA JUGA:
Persebaya Masih ‘Terlempar’ dari Stadion Gelora Bung Tomo
Persebaya Juga Dilarang Pakai Lapangan Thor dan Tambaksari untuk Latihan
Terpisah, Manajer Persebaya, Yahya Alkatiri mengungkapkan apabila GBT memang tidak bisa dipakai untuk pramusim mendatang, nantinya Persebaya akan melakukan pertandingan sekaligus rayakan ulang tahun Surabaya ke 730 di Gresik.
“Kan piala Dunia sudah tidak jadi, apalagi alasan untuk tidak diserahkan ke Pemkot. Kalau gak bisa dipakai, maka persebaya sebagai elemen Surabaya akan merayakan ulang tahun Surabaya di Gresik,”terangnya.
“Laga pra musim yang paling dekat adalah surabaya 730 game, dalam rangka memperingati HUT Surabaya,” katanya. [asg/but]






