Surabaya (beritajatim.com) – Enam orang pemuda kedapatan membawa senjata tajam (sajam) diamankan Tim Alugoro Satpol PP Kota Surabaya. Diduga, enam pemuda itu hendak tawuran di Jalan Embong Malang.
Pengamanan pelaku tawuran tersebut merupakan tindaklanjut adanya aduan yang masuk ke command center terkait adanya laporan indikasi tawuran.
Yonas, anggota Alugoro mengatakan, pihaknya mengamankan terduga tawuran tersebut saat berada di lantai 2 area Go Skate Surabaya.
“Kita sempat tanyakan kepada rekan-rekan ojek online yang berada di depan area tawuran untuk memastikan apakah ada tawuran, dan ternyata saat di lokasi kita temukan enam pemuda itu,” kata Yonas, Rabu (10/1/2024).
Saat mengamankan para pemuda tersebut, Tim Alugoro Satpol PP Surabaya juga berkoordinasi dengan jajaran samping untuk menindaklanjuti laporan tersebut.
“Kami langsung berkoordinasi dengan jajaran samping, dengan sigap kami menuju ke lokasi untuk menyisir para pemuda tawuran itu,” kata Yonas.
Yonas menambahkan, barang bukti yang berhasil diamankan dari enam pemuda berupa senjata tanam (sajam) berupa pedang samurai.
“Saat di lokasi kami dapati sajam berupa samurai, dan sebelum kami amankan mereka juga sempat menghindari petugas,” jelas Yonas.
Lebih lanjut, Yonas menyebut bahwa pihaknya telah menyerahkan keenam pemuda tersebut ke Polsek Tegalsari guna pemeriksaan lebih lanjut.
Terpisah, Kasatpol PP Surabaya, M. Fikser mengatakan pihaknya akan terus melakukan patroli di malam hari untuk mengurangi adanya tindak kejahatan di malam hari.
Fikser menyebut, pihaknya akan secara masif lakukan penyisiran dibeberapa titik yang terindikasi sering dijadikan sebagai tempat tawuran.
“Kami (Satpol PP) akan terus lakukan patroli dan penyisiran jalan. Tidak hanya pada tawuran saja, tetapi kami juga akan menjaring anak-anak yang kedapatan sedang balap liar atau sedang melakukan pesta miras,” kata Fikser.
Tak hanya itu, Fikser juga ingatkan para orang tua untuk selalu memastikan anak-anak untuk tidak keluar rumah di malam hari.
“Para orang tua harus lebih ditingkatkan lagi kepedulian dan rasa sayangnya kepada anak-anak. Pastikan jam 10 malam di ada di dalam rumah,” pungkas Fikser. [asg/beq]






