Sumenep (beritajatim.com) – Setelah empat hari hilang kontak, KLM (Kapal Layar Motor) Cinta Kembar dikabarkan sudah ditemukan. Kapal dari Pelabuhan Kalianget Sumenep menuju Pulau Kangean tersebut diperkirakan berada sekitar 32 mil barat daya Pulau Giliyang, Kecamatan Dungkek, Kabupaten Sumenep.
Kasi Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti menjelaskan, pihaknya mendapat informasi dari agen kapal atas nama Adit, bahwa salah satu ABK Kapal Cinta Kembar itu yakni Cucuk alias Sukarto bisa dihubungi. Namun komunikasi terputus karena sinyal timbul tenggelam.
“Adit ini mendapat informasi dari anak salah satu ABK, katanya ia dihubungi ayahnya yang ada di kapal Cinta Kembar. Informasinya semua dalam keadaan selamat,” katanya, Jumat (12/8/2022).
Menurut informasi sementara, KLM Cinta Kembar hilang kontak sejak as baling – baling patah. Namun kerusakan itu sudah diperbaiki dan kapal bisa berlayar kembali. “Informasinya, kapal sudah bisa berlayar perlahan dan rencana akan bersandar sementara di perairan Kecamatan Ambunten, karena diperkirakan sebagai titik sandar terdekat,” terangnya.
Sebelumnya, KLM Cinta Kembar pada Minggu (7/8/2022) dini hari, bertolak dari Pelabuhan Kalianget menuju Pulau Kangean. Kapal tersebut dinahkodai H. Tolak dengan 2 ABK yakni Karno dan Sukarto. Kapal tersebut mengangkut genting 15.000 buah, semen 200 sak, dan keramik 50 dos.
[berita-terkait number=”3″ tag=”perahu-tenggelam”]
Apabila perjalanan lancar, kapal seharusnya sudah sandar di Pelabuhan Batu Guluk, Kecamatan Arjasa, Pulau Kangean pada Senin (08/08/2022) dini hari. Namun hingga Rabu (10/08/2022), kapal belum juga tiba di Pulau Kangean. Hingga pada Kamis (11/08/2022), agen kapal melaporkan ke Satpol Air Polres Sumenep bahwa KLM Cinta Kembar hilang kontak. Seluruh ABK tidak ada satupun yang bisa dihubungi.
Laporan tersebut langsung ditindaklanjuti Satpol Air, KSOP Kalianget, KSOP Raas, Polsek Raas, dan Basarnas Unit Sumenep untuk melakukan pencarian. [tem/suf]






