Surabaya (beritajatim.com) – Kendati baru mengalami kekalahan telak dari Liverpool namun, Arsenal masih layak mendapat pujian. Di pertandingan tersebut, mereka menampilkan determinasi dan permainan yang atraktif.
Ketika kebanyakan tim memilih bermain bertahan melawan Liverpool, Arsenal kemarin tetap menampilkan permainan menyerang. Para pemain pun melakukan pressing ketat dan menunjukkan pola permainan yang jelas.
Kualitas pemain dan kekompakan ketika menjalankan taktik permainan yang kemudian menjadi pembeda di laga tersebut. Liverpool masih terlalu perkasa untuk bisa ditaklukkan oleh pasukan muda Meriam London.
meski begitu, tetap ada beberpa pemain yang menarik perhatian banyak fans. Terutama setelah penampilan Arsenal yang cukup menunjukkan progres membaik di beberapa pertandingan sebelumnya. Salah satunya pemain kelahiran London, Inggris yaitu Emile Smith Rowe.
Rowe merupakan pemain yang sering berposisi sebagai gelandang serang, maupun gelandang tengah. Pemain muda kelahiran tahun 2000 itu adalah produk asli akademi Arsenal, dirinya sudah bergabung di klub sejak usia 9 tahun.
Bahkan menurut pelatih tim muda Arsenal, Andries Jonker, dulu Smith Rowe pernah dianggap sebagai pemain berbakat meski tidak ada hal terlalu spesial darinya. Pencapaian saat ini tidak terlepas dari kerja keras Emile untuk membuktikan kualitas dirinya sendiri.
Dulunya, Emile pernah trial di Chelsea namun gagal karena fisik tubuhnya yang terlalu kurus. Tottenham Hotspurs pun pernah berusaha merekrutnya, tapi menolak karena dia sendiri fans berat The Gunners.
Untuk menembus tim utama Emile telah menempuh perjalanan panjang yang tidak mudah. Dirinya harus dipinjamkan dahulu pada 2 klub berbeda. Saat berseragam RB Leipzig, meski bisa dilatih Nagelsmann, Emile sulit membuktikan diri lantaran masalah cedera.
Bersama Huddersfield Town, Emile baru mampu tampil lebih bagus dan mulai menarik perhatian dari banyak orang. Akhirnya, kesempatan itu pun datang bagi Emile. Musim lalu, dia mendapat kesempatan dari Arteta di pertandingan boxing day kontra Chelsea.
Mengejutkannya, Smith Rowe tampil bagus dan membuat Arsenal menang 3-1. Di lima pertandingan berikutnya, dia pun mencetak 1 gol dan 3 assist. Akhirnya, Arsenal mampu finish di posisi ke 8 pada musim 2020/21
Lalu pada bulan Juli, Smith Rowe baru diberi kontrak 5 tahun lengkap dengan nomor punggung 10. Musim ini, Rowe kian membuktikan diri sebagai pemain kunci di Arsenal. Bahkan bukan hanya itu saja, Smith Rowe pun mendapat panggilan untuk membela timnas Inggris. Rowe lantas mendapat julukan baru sebagai de Bruyne dari Croydon sebab performa bagusnya yang dianggap mirip dengan bintang City. [dan/tur]






