Surabaya (beritajatim.com) – Dua warga Jalan Babadan, Kelurahan Gundih, Surabaya, dilarikan ke rumah sakit setelah terpapar ledakan tabung gas elpiji 3 kilogram, Rabu (8/4/2026) dini hari.
Ledakan terjadi di area dapur rumah korban sekitar pukul 03.44 WIB. Kedua korban masing-masing berinisial E (44) dan S (69), mengalami luka bakar serius.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya, M. Rokhim, mengungkapkan bahwa selain menimbulkan kebakaran, ledakan juga meruntuhkan bagian atap dan genteng dapur seluas kurang lebih 1 x 1 meter.
“Atap dan genteng ambrol akibat ledakan gas elpiji. Tim rescue melakukan pembasahan karena masih terdapat bara di genteng,” ujarnya.
Rokhim menjelaskan, korban E mengalami luka bakar sekitar 30 persen, sementara korban S mengalami luka bakar hingga 80 persen. Keduanya langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
“Dari hasil penanganan awal, kedua korban telah dirujuk ke RSUD dr. Soetomo untuk perawatan intensif,” tambahnya.
Berdasarkan keterangan, insiden bermula saat korban S tengah beraktivitas di dapur. Tiba-tiba terdengar suara ledakan keras yang juga didengar oleh cucunya.
DPKP Surabaya mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati saat menggunakan peralatan berbahan gas, serta segera melaporkan kondisi darurat melalui layanan 112 atau WhatsApp 081-131-112-112.
“Masyarakat dapat segera meminta bantuan petugas melalui Call Center 112 atau nomor layanan 081131112112 untuk penanganan darurat secara cepat dan tepat,” pungkas Rokhim. (rma/but)






