Blitar (beritajatim.com) – Rahmat Santoso telah mundur dari jabatannya sebagai Wakil Bupati Blitar sejak 6 bulan lalu. Namun, ternyata ada 2 mobil dinas yang merupakan aset Pemkab Blitar belum dikembalikan oleh Rahmat Santoso.
Eks Wakil Bupati Blitar, Rahmat Santoso pun mengakui memang belum mengembalikan 2 mobil dinas milik Pemkab Blitar. Dua mobil tersebut adalah Toyota Camry dan Mitsubishi Pajero.
Rahmat Santoso mengaku belum sempat mengembalikan 2 mobil dinas tersebut lantaran masih sibuk kampanye. Diketahui, eks Wabup Blitar itu kini tengah nyaleg DPR RI dari Dapil Tuban-Bojonegoro.
“Bukan saya kedonyan (rakus) tapi waktunya itu belum ada karena saya sejak keluar dari Wabup itu langsung sibuk kampanye,” ucap Rahmat Santoso, eks Wabup Blitar, Sabtu (3/2/2024).
Meski belum dikembalikan, Rahmat Santoso meyakinkan bahwa ke 2 mobil dinas tersebut masih ada pada dirinya. Rahmat meyakinkan bahwa ke 2 mobil tersebut tidak dijual atau digadaikan.
Caleg DPR RI Dapil Tuban-Bojonegoro tersebut pun mempersilahkan Bagian Umum Setda Kabupaten Blitar untuk mengambil ke 2 mobil dinas tersebut jika tidak sabar menunggu.
“Saya sudah komunikasi dengan Kabag Umum kenapa khawatir pasti saya kembalikan, lawong mobilnya tidak saya gadaikan atau jual, mobilnya ada. Saya juga persilahkan untuk diambil,” imbuhnya.
Menurut Rahmat, kedua mobil dinas itu tergolong tua. Eks Wabup Blitar tersebut juga mengklaim terus merawat mobil dinas yang belum dikembalikan.
“Itu mobil tua semua, dan saya rawat bahkan biaya perbaikan yang saya keluarkan lebih banyak dari pada nilai mobilnya,” tegasnya.
Rencananya ke 2 mobil dinas tersebut dikembalikan Rahmat Santoso usai gelaran Pileg 2024. Eks Wabup Blitar itu menegaskan usai Pileg 14 Februari 2024 mendatang ia bakal segera mengembalikan ke 2 mobil dinas tersebut.
“Ginilah pokoknya setelah Pileg ini akan saya kembalikan karena waktu kan sudah longgar,” tutupnya.
Aksi Eks Wabup Blitar yang belum mengembalikan 2 mobil dinas tersebut menjadi perbincangan di lingkup Pemkab Blitar. Beberapa pejabat yang mengetahui hal ini juga menyayangkan atas siap Rahmat Santoso.
Meski demikian pejabat-pejabat tersebut mengungkapkan pendapatnya perihal mobil dinas yang belum dikembalikan. [owi/beq]






