Ekbis

Sejumlah Proyek PT Sipoa Group, Diakuisisi Blackstone Group

Sidoarjo (beritajatim.com) – Proyek pembangunan PT Sipoa Group di kawasan Tambak Oso Kecamatan Waru, yang sempat mangkrak bakal dilanjutkan kembali. Namun, proyek pembangunan bakal dikerjakan oleh investor baru yakni PT. BlackStone Group, pihak yang mengakuisisi PT Sipoa Group.

Perwakilan PT. BlackStone Group, Andrys Ronaldi mengatakan proyek pembangunan PT Sipoa Group yang ada di beberapa daerah termasuk Surabaya dan Sidoarjo saat ini sudah diambil alih (akuisisi) oleh investor baru.

Tim Investor baru ini berencana akan melanjutkan proyek pembangunan hunian baru milik PT Sipoa Group sesuai rencana pihak manajemen yang baru.

“Kami mengapresiasi apa yang sudah dilakukan lawyer atas pengembalian dana milik customer lama (Sipoa). Dan saat ini kami sedang menekankan rencana progres kelanjutan dari pembangunan yang sempat terhenti,” katanya Sabtu, (27/3/2021).

Menurutnya, sebelum dilakukan pengambilalihan proyek pembangunan PT. Sipoa Group, tim manajemen investor yang baru sudah melakukan verifikasi dan klarifikasi sejak setahun yang lalu. Sehingga hari ini sudah selayaknya proses pengambilalihan proyek pembangunan dengan menyesuaikan kebijakan manajemen yang baru.

“Kedepan, kita juga akan melakukan MoU dengan instansi, baik untuk hunian murah, layak, dan terjangkau. Termasuk fasum dan fasosnya. Insya Allah kedepan akan lebih maju lah. Baik dari segi ekonomi kerakyatan, pergerakan usaha, maupun UMKM,” jelasnya.

Meski demikian, pihaknya saat ini masih terfokus untuk proses penyelesaian pengembalian customer yang menginginkan pengembalian.

Sementara, Direktur Operasional PT. BlackStone Group, Rafael Cardinal menjamin tidak terjadinya persoalan seperti yang lalu. Bahkan investor yang baru berusaha untuk menyelesaikan persoalan yang lama yakni dengan memberi keleluasaan kepada konsumen untuk refund (pengembalian dana) saat melakukan pembelian hunian.

“Setelah kita ambil alih tidak ada masalah nantinya. Dan kami akan menyelesaikan semua permasalahan yang ada. Dan kita tidak akan menghindar dari masalah tersebut,” tegas Rafael.

Setelah akuisisii dilakukan, investor yang baru memberi kesempatan baik kepada anak muda, pengusaha maupun masyarakat untuk memiliki hunian. Meski terjadi perubahan nama dari PT Sipoa Group ke BlackStone Group, keinginan memiliki hunian permanen menjadi impian semua orang.

“Kedepan, akan banyak rencana yang akan kita lakukan. Dan semuanya akan dilakukan secara bertahap. Termasuk menyelesaikan pembangunan yang setengah jadi,” terangnya. (isa/kun)



Apa Reaksi Anda?

Komentar